- Penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, diizinkan FIFA bermain melawan Belgia dalam Piala Dunia 2026 meski menerima kartu merah.
- Presiden Donald Trump menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta peninjauan ulang atas kartu merah yang diterima Balogun.
- FIFA menolak protes dari Federasi Sepak Bola Belgia dan tetap memperbolehkan Balogun tampil sebagai starter dalam pertandingan tersebut.
Suara.com - Nama Folarin Balogun mendadak menjadi perhatian publik dunia dalam gelaran Piala Dunia FIFA 2026. Penyerang andalan Timnas Amerika Serikat itu bukan hanya mencuri perhatian lewat performanya di lapangan, tetapi juga karena kontroversi keputusan FIFA yang mengizinkannya tetap bermain melawan Belgia meski sebelumnya menerima kartu merah.
Keputusan tersebut memicu perdebatan luas mengenai independensi FIFA, bahkan menjadi salah satu isu terbesar sepanjang fase gugur Piala Dunia 2026.
Siapa Folarin Balogun?
Folarin Jerry Balogun lahir di New York City, Amerika Serikat, pada 3 Juli 2001. Meski lahir di AS, ia dibesarkan di London, Inggris, sejak masih bayi.
Balogun memiliki orang tua berdarah Nigeria sehingga sempat memenuhi syarat membela tiga negara, yakni Amerika Serikat, Inggris, dan Nigeria. Setelah membela tim kelompok umur Inggris, ia akhirnya memilih memperkuat Timnas Amerika Serikat pada 2023 setelah perpindahan federasinya disetujui FIFA.
Karier profesional Balogun dimulai bersama akademi Arsenal sebelum dipinjamkan ke Middlesbrough dan Stade de Reims. Bersama Reims pada musim 2022/2023, ia mencetak lebih dari 20 gol di Ligue 1 sehingga menarik perhatian AS Monaco yang kemudian merekrutnya secara permanen.
Di bawah pelatih Mauricio Pochettino, Balogun berkembang menjadi penyerang utama Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026. Ketajamannya membuat ia menjadi salah satu pencetak gol terbanyak tim sepanjang turnamen.
Kronologi Kartu Merah Balogun
Kontroversi bermula ketika Amerika Serikat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar.
Baca Juga: Salah Besar! Pelatih Norwegia Serang FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Dicabut
Balogun diganjar kartu merah langsung setelah VAR menilai ia menginjak pergelangan kaki pemain Bosnia. Sesuai Kode Disiplin FIFA, kartu merah tersebut membuatnya otomatis menerima larangan bermain satu pertandingan sehingga dipastikan absen pada laga 16 besar menghadapi Belgia.
Namun beberapa hari kemudian, keputusan tersebut berubah.
Menjelang pertandingan melawan Belgia, FIFA mengumumkan bahwa hukuman Balogun ditangguhkan sehingga ia kembali memenuhi syarat untuk bermain.
Dalam pernyataannya yang dikutip AP News, FIFA menyebut keputusan itu diambil oleh Komite Disiplin independen.
"The FIFA Disciplinary Committee has decided to suspend the enforcement of the one-match suspension for a probationary period of one year," demikian keterangan dari FIFA.
Keputusan tersebut memungkinkan Balogun langsung masuk dalam susunan pemain Amerika Serikat saat menghadapi Belgia di babak 16 besar.
Berita Terkait
-
Salah Besar! Pelatih Norwegia Serang FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Dicabut
-
Skandal Memalukan Piala Dunia 2026! Lobi Donald Trump Bikin FIFA Kehilangan Wibawa
-
RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Argentina vs Mesir: Sanggupkah Mohamed Salah Eksploitasi Penyakit 'Sombong' Albiceleste?
-
De la Fuente Puji Kedalaman Skuad Spanyol usai Menang Dramatis atas Portugal
-
Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal
-
Legasi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia: Deretan Rekor Gila CR7 yang Sulit Dipecahkan
-
Respons Haru Cristiano Ronaldo Tak Pernah Angkat Trofi Piala Dunia: Saya Pergi dengan Hati Tenang
-
Belgia Bantai Amerika Serikat 4-1, 'Bantuan' FIFA dan Donald Trump Tak Berpengaruh