Bola / Bola Dunia
Selasa, 07 Juli 2026 | 14:55 WIB
Respons Kylian Mbappe usai mendapat komentar rasial dari Senator Paraguay viral. Kapten Prancis mengecam keras ujaran kebencian tersebut hingga didukung pemerintah Prancis. [FIFA]
Baca 10 detik
  • Kylian Mbappe merespons keras komentar rasial dari Senator Paraguay, Celeste Amarilla, setelah laga Piala Dunia 2026 berakhir.
  • Amarilla melontarkan penghinaan rasis di media sosial menyusul insiden ketegangan antara Mbappe dan kiper Orlando Gill.
  • Pemerintah Prancis turut mengecam tindakan tersebut karena dianggap sebagai bentuk ujaran kebencian yang tidak dapat ditoleransi.

Suara.com - Kylian Mbappe akhirnya angkat bicara setelah menjadi sasaran komentar bernada rasial dari Senator Paraguay, Celeste Amarilla. Kapten Timnas Prancis itu melontarkan balasan keras yang langsung menyita perhatian publik dan memicu perbincangan luas di media sosial.

Insiden tersebut bermula seusai laga Paraguay kontra Prancis di Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan itu, Mbappe menjadi pahlawan kemenangan Les Bleus lewat gol penalti yang mengantarkan timnya melaju ke babak berikutnya.

Sepanjang pertandingan, Mbappe terus mendapat tekanan dari para pemain Paraguay. Ketegangan berlanjut setelah peluit panjang berbunyi ketika penyerang Real Madrid itu memilih mengabaikan uluran tangan kiper Paraguay, Orlando Gill.

Situasi semakin memanas setelah Gill melempar bola ke arah punggung Mbappe karena merasa uluran tangannya diabaikan. Aksi kedua pemain itu kemudian memicu berbagai komentar di media sosial.

Balasan Keras Mbappe untuk Senator Paraguay

Kylian Mbappe melontarkan candaan soal AC usai membawa Prancis lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Les Bleus selanjutnya akan menghadapi Paraguay. [FIFA]

Kontroversi semakin besar ketika Senator Paraguay, Celeste Amarilla, ikut memberikan komentar yang dinilai bernada rasial kepada Mbappe.

"Kamu idiot. Kamu bahkan tak pernah belajar menulis. Ketimbang minum susu ibumu, kamu mengisap kelapa dan orang paling pintar yang kamu dengar adalah simpanse. Orlando Gill seharusnya memberikanmu jari tengah. Saya melakukan itu di senat dan tak terjadi apa-apa," tulis Amarilla dalam unggahan di X.

Komentar tersebut langsung menuai kecaman dari berbagai pihak. Di tengah persiapan Timnas Prancis menghadapi babak perempat final Piala Dunia 2026, Mbappe memilih memberikan respons secara langsung melalui akun media sosialnya.

Sang kapten Les Bleus menilai Amarilla tidak pantas menyampaikan ujaran kebencian, terlebih sebagai seorang pejabat publik.

Baca Juga: Akhiri Perjalanan Panjang di Piala Dunia, Ronaldo Penggendong Prestasi Sepak Bola Portugal

"Nyonya Celeste Amarilla, Anda adalah wanita keji dan tak pantas berada di posisi Anda saat ini. Anda tidak mewakili Paraguay, negeri yang memancarkan kilau dan kehormatan sepanjang kompetisi," tulis Mbappe.

"Melalui kesembronoan dan rasialisme nyata Anda, seluruh dunia telah melupakan perjalanan para pemain Anda di Piala Dunia. Yang tertinggal hanyalah wanita tak kompeten yang memberikan citra paling negatif bagi negara Anda. Saya tak akan pernah membiarkan orang seperti Anda menyampaikan kebencian dan rasialisme ke seluruh dunia."

Tak hanya Mbappe, pemerintah Prancis juga ikut bereaksi atas komentar kontroversial tersebut. Menteri Olahraga Prancis, Marina Ferrari, mengecam ucapan Amarilla dan menyebut tindakan itu tidak bisa ditoleransi.

"Saya benar-benar marah dengan pernyataan Senator Paraguay, Celeste Amarilla. Prancis sangat mengutuk keras serangan yang mengandung unsur rasial yang ditujukan kepada Kylian Mbappe," ujar Marina Ferrari.

Load More