- Lionel Messi gagal mencetak gol penalti saat Argentina menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026).
- Kegagalan tersebut menjadikan Messi pemain pertama yang gagal mengeksekusi dua penalti dalam satu edisi Piala Dunia sepanjang sejarah.
- Messi kini memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah kegagalan penalti terbanyak dalam sejarah Piala Dunia yaitu sebanyak empat kali.
Suara.com - Lionel Messi kembali gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026), dan mencatat rekor negatif yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Piala Dunia.
Argentina yang sedang tertinggal 0-1 mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-18 babak pertama.
Wasit François Letexier menunjuk titik putih setelah Haissem Hassan melanggar Nicolás Tagliafico di dalam kotak terlarang.
Messi maju sebagai eksekutor dengan harapan menyamakan kedudukan bagi Albiceleste. Namun, tendangan pemain berusia 39 tahun itu berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Mesir, Mostafa Shobeir.
Penyelamatan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan.
Mesir mampu mempertahankan keunggulan, sementara Argentina gagal memanfaatkan peluang emas untuk bangkit.
Kegagalan itu memperpanjang tren buruk Messi dari titik penalti di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, megabintang Argentina tersebut juga gagal menuntaskan penalti saat menghadapi Austria di fase sebelumnya.
Bedanya, saat melawan Austria, tendangan Messi melenceng dari sasaran.
Baca Juga: Salah Kirim Assist, Lionel Messi Gagal Penalti! Mesir Selangkah Lagi Cetak Sejarah
Sedangkan kali ini, upayanya berhasil dihentikan oleh refleks gemilang Shobeir yang tampil luar biasa di bawah mistar gawang Mesir.
Data statistik dari Opta mencatat kegagalan tersebut melahirkan rekor yang tidak diinginkan Messi.
Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang gagal mengeksekusi dua penalti dalam satu edisi Piala Dunia, tidak termasuk adu penalti.
Catatan itu menjadi noda langka dalam karier salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Apalagi Messi selama ini dikenal sebagai sosok yang kerap tampil menentukan di momen-momen besar bersama Argentina.
Tak hanya itu, kegagalan terbaru tersebut juga membuat Messi memperpanjang rekor negatif lainnya di Piala Dunia.
Berita Terkait
-
Salah Kirim Assist, Lionel Messi Gagal Penalti! Mesir Selangkah Lagi Cetak Sejarah
-
Lionel Messi vs Mesir 2005: Titik Balik yang Mengubah Nasib Argentina
-
Protes Ala Romelu Lukaku: Tiru Joget Gemoy Trump hingga Tatap Tajam Infantino
-
Daftar Legenda Tanpa Gelar Piala Dunia: Maldini, Platini dan Cristiano Ronaldo
-
Statistik Horor Cristiano Ronaldo di Laga Terakhir Piala Dunia 2026: Tak Berdaya Tanpa Shoot on Goal
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia