- Lionel Messi mencetak gol perdana saat menjadi starter bagi Argentina melawan Mesir di ajang Piala Dunia U-20 2005.
- Pelatih Francisco Ferraro sempat ditekan untuk memainkan Messi meski sang pemain sedang mengalami kendala masalah kontraktur otot.
- Kemenangan 2-0 atas Mesir menjadi titik balik karier Messi hingga sukses membawa Argentina menjuarai turnamen tersebut saat itu.
Suara.com - Megabintang Argentina Lionel Messi memiliki satu momen bersejarah melawan Mesir jelang pertandingan kedua negara di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pertemuan itu terjadi di Piala Dunia U-20 2005, saat ia untuk pertama kalinya menjadi starter sekaligus mencetak gol perdana di ajang dunia bersama Argentina.
Laga tersebut datang di tengah tekanan besar setelah Argentina kalah 0-1 dari Amerika Serikat pada pertandingan pembuka.
Situasi memanas ketika Presiden AFA saat itu, Julio Grondona, melontarkan kritik keras kepada pelatih Francisco Ferraro karena tidak menurunkan Messi sejak awal.
“Bagaimana mungkin kamu tidak memainkan Messi sebagai starter?” ujar Grondona saat itu seperti dikutip dari TycSport.
“Kalau Anda yang menyusun tim, saya mundur,” yang langsung dibalas ancaman pemecatan oleh sang petinggi.
Namun di balik tensi tersebut, Ferraro punya alasan teknis.
Ia mengaku Lionel Messi tidak dalam kondisi terbaik karena mengalami kontraktur otot.
“Saya tidak melihat percikan biasanya, dokter juga bilang dia tidak 100 persen. Saya memilih menyimpannya,” kata Ferraro dalam wawancara.
Baca Juga: Protes Ala Romelu Lukaku: Tiru Joget Gemoy Trump hingga Tatap Tajam Infantino
Keputusan itu berubah saat menghadapi Mesir di laga kedua.
Lionel Messi akhirnya turun sebagai starter dan langsung membayar kepercayaan tersebut dengan gol pembuka pada menit ke-47, membawa Argentina menang 2-0 dan membuka jalan ke babak berikutnya.
Gol tersebut menjadi titik balik karier Messi bersama timnas.
Dalam waktu singkat, ia menjelma menjadi bintang turnamen dengan torehan enam gol, termasuk di semifinal dan final, sekaligus mengantar Argentina menjadi juara dunia U-20.
Sejak saat itu, nama Messi tak lagi sekadar talenta muda. Ia resmi menapaki jalan sebagai ikon sepak bola Argentina yang sukses membawa tim Tango juara Piala Dunia 2022.
Berita Terkait
-
Protes Ala Romelu Lukaku: Tiru Joget Gemoy Trump hingga Tatap Tajam Infantino
-
Daftar Legenda Tanpa Gelar Piala Dunia: Maldini, Platini dan Cristiano Ronaldo
-
7 Dosa Besar Cristiano Ronaldo Cs yang Hancurkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Final Tak Diharapkan Piala Dunia 2026: Duel Tim Kuda Hitam Mesir vs Maroko
-
Statistik Horor Cristiano Ronaldo di Laga Terakhir Piala Dunia 2026: Tak Berdaya Tanpa Shoot on Goal
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Protes Ala Romelu Lukaku: Tiru Joget Gemoy Trump hingga Tatap Tajam Infantino
-
Statistik Horor Cristiano Ronaldo di Laga Terakhir Piala Dunia 2026: Tak Berdaya Tanpa Shoot on Goal
-
Daftar Legenda Tanpa Gelar Piala Dunia: Maldini, Platini dan Cristiano Ronaldo
-
Striker 71 Gol Merapat ke Persib! Balsa Sekulic Si Spesialis Gol Menit Akhir
-
Duo Man City Panas! Rodri Akui Salah Usai Ejek Bernardo Silva yang Gagal Cetak Gol
-
Bukan Cristiano Ronaldo, Inilah 3 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
-
7 Dosa Besar Cristiano Ronaldo Cs yang Hancurkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Final Tak Diharapkan Piala Dunia 2026: Duel Tim Kuda Hitam Mesir vs Maroko
-
Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan