Bola / Bola Dunia
Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB
Jelang drawing Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kennedy Center, Washington D.C. diwarnai kritik tajam soal hubungan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presien FIFA, Gianni Infantino. [Instagram Getty Images via BBC]
Baca 10 detik
  • Lembaga FairSquare mendesak Komite Olimpiade Internasional menyelidiki Presiden FIFA Gianni Infantino atas dugaan pelanggaran netralitas politik.
  • Laporan tersebut menuduh Infantino menunjukkan keberpihakan kepada Donald Trump melalui serangkaian tindakan kontroversial dan intervensi kebijakan organisasi.
  • IOC berwenang memberikan sanksi hingga mencabut status keanggotaan Infantino jika terbukti melanggar kode etik dan Piagam Olimpiade.

Unggahan Infantino di media sosial setelah menghadiri pelantikan Presiden AS pada Januari 2025 juga dimasukkan sebagai bagian dari materi laporan.

FairSquare turut menyoroti dukungan publik Infantino terhadap pencalonan Donald Trump sebagai penerima Nobel Perdamaian pada Oktober 2025.

Tak hanya itu, Infantino juga menjadi sorotan setelah menyerahkan FIFA Peace Prize perdana kepada Trump dalam acara undian Piala Dunia di Washington pada Desember tahun lalu.

Laporan FairSquare mendapat dukungan dari Federasi Sepak Bola Norwegia serta sedikitnya 50 anggota Parlemen Eropa melalui surat resmi.

Apabila terbukti melanggar ketentuan netralitas politik, IOC memiliki kewenangan menjatuhkan sanksi hingga mencabut status keanggotaan Gianni Infantino.

Hingga berita ini ditulis, baik IOC maupun FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan tersebut.

Kasus ini diprediksi menjadi salah satu ujian terbesar bagi kepemimpinan Gianni Infantino sejak menjabat sebagai Presiden FIFA.

Load More