- Thomas Tuchel menegaskan tidak menyesali keputusan taktisnya saat Inggris kalah 1-2 dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.
- Tuchel menyatakan kegagalan mempertahankan keunggulan disebabkan oleh faktor kelelahan fisik pemain akibat jadwal pertandingan yang sangat padat.
- Inggris kini mengalihkan fokus melawan Prancis demi meraih peringkat ketiga dan memperbaiki rekor buruk turnamen selama 60 tahun terakhir.
Menanggapi kritik yang menyebut strateginya "penakut", Tuchel memilih tidak terpancing.
"Saya tidak membaca pujian dan saya tidak percaya pada komentar seperti ini," kata pelatih berusia 52 tahun itu.
Bidik Hasil Terbaik dalam 60 Tahun
Tuchel kini mengalihkan fokus ke laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis.
Ia memastikan akan melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemain demi menjaga kebugaran tim sekaligus memberi kesempatan kepada pemain lain.
Menurutnya, kemenangan atas Les Bleus akan menjadi pencapaian penting bagi Inggris.
"Jika kami memenangkan pertandingan besok, kami memiliki hasil terbaik di Piala Dunia dalam 60 tahun terakhir. Itulah perspektifnya," ujar Tuchel.
Ia juga mengakui bahwa tidak ada tim yang benar-benar ingin memainkan laga perebutan tempat ketiga.
"Tidak ada yang ingin berada di pertandingan ini. Keempat tim sebenarnya ingin berada di New York untuk laga final."
Baca Juga: Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
"Tetapi ini adalah pertandingan resmi Piala Dunia melawan salah satu tim terbaik dunia, dan ini saatnya menunjukkan jati diri kami yang sebenarnya," pungkasnya.
Inggris Ingin Akhiri Catatan Buruk
Inggris memiliki rekor kurang baik di laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia.
Sejak menjadi juara dunia pada 1966, The Three Lions selalu gagal memenangi pertandingan perebutan peringkat ketiga.
Pada Piala Dunia 1990 mereka kalah dari Italia, sedangkan pada edisi 2018 harus mengakui keunggulan Belgia.
Karena itu, duel melawan Prancis menjadi kesempatan bagi Inggris untuk mengakhiri catatan negatif tersebut sekaligus menutup turnamen dengan hasil positif.
Berita Terkait
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Deschamps Tegaskan Prancis Tak Akan Main-main Hadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia