Bola / Bola Dunia
Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:10 WIB
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Thomas Tuchel menegaskan tidak menyesali keputusan taktisnya saat Inggris kalah 1-2 dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.
  • Tuchel menyatakan kegagalan mempertahankan keunggulan disebabkan oleh faktor kelelahan fisik pemain akibat jadwal pertandingan yang sangat padat.
  • Inggris kini mengalihkan fokus melawan Prancis demi meraih peringkat ketiga dan memperbaiki rekor buruk turnamen selama 60 tahun terakhir.

Menanggapi kritik yang menyebut strateginya "penakut", Tuchel memilih tidak terpancing.

"Saya tidak membaca pujian dan saya tidak percaya pada komentar seperti ini," kata pelatih berusia 52 tahun itu.

Bidik Hasil Terbaik dalam 60 Tahun

Tuchel kini mengalihkan fokus ke laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis.

Ia memastikan akan melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemain demi menjaga kebugaran tim sekaligus memberi kesempatan kepada pemain lain.

Menurutnya, kemenangan atas Les Bleus akan menjadi pencapaian penting bagi Inggris.

"Jika kami memenangkan pertandingan besok, kami memiliki hasil terbaik di Piala Dunia dalam 60 tahun terakhir. Itulah perspektifnya," ujar Tuchel.

Ia juga mengakui bahwa tidak ada tim yang benar-benar ingin memainkan laga perebutan tempat ketiga.

"Tidak ada yang ingin berada di pertandingan ini. Keempat tim sebenarnya ingin berada di New York untuk laga final."

Baca Juga: Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

"Tetapi ini adalah pertandingan resmi Piala Dunia melawan salah satu tim terbaik dunia, dan ini saatnya menunjukkan jati diri kami yang sebenarnya," pungkasnya.

Inggris Ingin Akhiri Catatan Buruk

Inggris memiliki rekor kurang baik di laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia.

Sejak menjadi juara dunia pada 1966, The Three Lions selalu gagal memenangi pertandingan perebutan peringkat ketiga.

Pada Piala Dunia 1990 mereka kalah dari Italia, sedangkan pada edisi 2018 harus mengakui keunggulan Belgia.

Karena itu, duel melawan Prancis menjadi kesempatan bagi Inggris untuk mengakhiri catatan negatif tersebut sekaligus menutup turnamen dengan hasil positif.

Load More