- PT GGN, Coca-Cola Indonesia, dan PSSI sukses menggelar Festival Sepak Bola Rakyat di lima kota besar hingga 27 Juni 2026.
- Ajang pembinaan akar rumput tersebut berhasil menjaring lebih dari 1.700 talenta muda berusia 16-18 tahun dari 78 sekolah, klub, dan komunitas.
- Rangkaian kegiatan ini bertujuan membangun ekosistem sepak bola usia muda yang berkelanjutan untuk menyambut FIFA World Cup 2026.
Selama kegiatan, peserta juga mendapatkan materi melalui sesi coaching clinic dan seminar kepelatihan yang menghadirkan sejumlah pelatih dan praktisi sepak bola.
Fabio Oliveira Tekankan Pentingnya Jam Terbang
Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Fabio Oliveira, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya memberikan kesempatan bermain kepada talenta-talenta dari daerah.
“Banyak pemain muda memiliki semangat dan kemampuan yang menjanjikan," kata Fabio.
Menurutnya, para pemain muda membutuhkan kesempatan bertanding, program pembinaan yang tepat, dan lingkungan kompetitif yang mendukung perkembangan mereka.
“Festival seperti ini penting karena memberikan pengalaman langsung bagi para peserta untuk bermain, belajar, dan memahami nilai-nilai sepak bola secara lebih luas," tambahnya.
“Dari pengalaman tersebut, mereka dapat membangun kepercayaan diri dan motivasi untuk terus berkembang,” ujar Fabio.
Merambah Ruang Digital
Festival Sepak Bola Rakyat juga diperluas ke ranah digital melalui siniar (podcast) Nobar (Ngobrol Bola Ramean) with Coca-Cola.
Baca Juga: Timnas Indonesia Gigit Jari, Thailand Lolos ke Final Piala AFF 2026 Usai Tekuk Singapura
Program yang menghadirkan sejumlah figur sepak bola nasional tersebut mencatat 518.789 tayangan dari delapan episode yang dirilis secara daring.
Dukungan Coca-Cola Indonesia terhadap kegiatan ini sejalan dengan kampanye global menyambut FIFA World Cup 2026™.
Presiden Direktur Coca-Cola Indonesia, Eva Lusiana, menilai sepak bola dapat menjadi medium untuk mempererat masyarakat dari berbagai generasi dan latar belakang.
“Bagi kami, Festival Sepak Bola Rakyat menjadi cara yang bermakna untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus merayakan semangat FIFA World Cup 2026™," ucap Eva.
Pembinaan Berlanjut ke Level Universitas
Komitmen pengembangan sepak bola Coca-Cola Indonesia tidak berhenti di level sekolah dan komunitas.
Coca-Cola Indonesia juga menjalankan program Coca-Cola University League yang menyasar pembinaan pemain di tingkat universitas.
Eva berharap berbagai program tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengejar cita-cita di sepak bola.
“Melalui keberhasilan penyelenggaraan Festival Sepak Bola Rakyat di lima kota serta Coca-Cola University League, Coca-Cola Indonesia bersama GGN berharap dapat terus menginspirasi penguatan pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia," tutup Eva.
Berita Terkait
-
Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta
-
Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
-
Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026
-
Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga
-
Rizky Ridho Tak Masuk Skuad Timnas di ASEAN Cup 2026, Ini Bocoran Pemainnya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan
-
Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual
-
Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes
-
Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini
-
Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan