Bola / Bola Indonesia
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:13 WIB
Elkan Baggott saat konferensi pers bersama Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026 (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Baca 10 detik
  • Bek Millwall Elkan Baggott merasakan peningkatan popularitas dan interaksi media sosial yang signifikan setelah membela Timnas Indonesia sejak November 2021.
  • Dukungan besar dan komentar positif dari suporter Indonesia memberikan pengalaman yang sangat menyenangkan bagi pemain berusia 23 tahun tersebut.
  • Bagi Baggott, kesempatan mengenakan jersey tim nasional merupakan kehormatan tertinggi serta kepuasan terbesar yang melebihi masalah popularitas.

Suara.com - Elkan Baggott blak-blakan dampak yang dirasakan setelah memutuskan membela Timnas Indonesia. Bukan cuma popularitas, tetapi ada hal yang lebih bermakna baginya.

Bek yang kini memperkuat Millwall itu mengakui antusiasme publik Indonesia memberikan dampak nyata terhadap popularitasnya.

Jumlah pengikut hingga interaksi di media sosialnya meningkat seiring semakin dikenalnya Elkan Baggott oleh masyarakat Tanah Air.

Elkan Baggott memiliki darah Indonesia dari sang ibu.

Elkan kemudian memilih membela Skuad Garuda dan menjalani debut internasional pada November 2021.

Elkan Baggott resmi bergabung dengan Millwall. Direktur klub Steve Gallen mengungkap alasan merekrut bek Timnas Indonesia yang telah lama dipantau. [Dok. IG millwallfc]

Sejak saat itu, pemain belakang tersebut menjadi salah satu sosok yang cukup mendapat sorotan dari pencinta sepak bola Indonesia. Dukungan suporter pun terus mengikuti perjalanan Baggott bersama tim nasional.

Menurut Baggott, besarnya perhatian tersebut tidak terlepas dari kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola.

Kondisi itu membuat dirinya merasakan langsung besarnya basis penggemar yang dimiliki olahraga tersebut di Indonesia.

“Indonesia adalah negara yang sangat antusias terhadap sepak bola. Ada banyak orang di sana, itulah sebabnya saya mendapatkan banyak pengikut dan interaksi dari media sosial,” kata Baggott dikutip South Wark News.

Baca Juga: Rapor Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Ole Romeny Apes, Kevin Diks dan Dean James Berjaya!

Selain jumlah pengikut yang bertambah, Baggott juga merasakan banyaknya respons positif dari masyarakat Indonesia.

Ia menganggap dukungan tersebut sebagai pengalaman menyenangkan sejak dirinya mengambil keputusan untuk membela Skuad Garuda.

“Ketika saya pindah, ada banyak komentar positif dari orang Indonesia, yang sangat menyenangkan,” ujar Baggott.

Meski demikian, pemain berusia 23 tahun itu tidak menempatkan popularitas sebagai alasan utama dirinya menikmati perjalanan bersama Timnas Indonesia.

Ada pengalaman lain yang menurut Baggott memiliki nilai jauh lebih besar.

Baggott justru menilai kesempatan mengenakan jersey tim nasional sebagai bagian yang sangat penting dalam kariernya.

Membela Timnas Indonesia memberikan kepuasan tersendiri yang tidak bisa diukur hanya dari jumlah pengikut di media sosial.

“Saya juga sangat menyukai sisi karier saya ini, bermain untuk Indonesia,” katanya.

“Banyak pemain mengatakan hal itu, tetapi sesungguhnya kehormatan tertinggi dalam sepak bola adalah bermain untuk negara Anda,” pungkasnya.

Load More