- China Media Group menuntut permintaan maaf dari Real Madrid akibat pernyataan kontroversial Kylian Mbappe pada Oktober 2026.
- Real Madrid segera merilis permintaan maaf resmi kepada masyarakat China dan menghormati budaya negara tersebut.
- Sejumlah sponsor asal China seperti Hisense menjalin kerja sama komersial dengan pihak klub Real Madrid.
Suara.com - Real Madrid bergerak cepat meminta maaf kepada masyarakat China setelah pernyataan kontroversial Kylian Mbappe memicu kemarahan media dan otoritas penyiaran negara tersebut.
Pada 28 Oktober 2026, China Media Group (CMG), perusahaan media yang mengelola CCTV, menyatakan kemarahannya terhadap sikap manajemen Real Madrid yang dinilai belum memberikan respons memadai atas kontroversi pernyataan Mbappe.
CMG bahkan menegaskan bahwa pembahasan lebih lanjut tidak diperlukan sebelum Real Madrid menyampaikan permintaan maaf yang dianggap layak.
Beberapa jam kemudian, klub tersebut mengeluarkan pernyataan yang menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat China serta menegaskan penghormatan terhadap sejarah dan budaya negara tersebut.
Sebelumnya, Mbappe dan La Liga juga telah meminta maaf atas candaan yang dianggap sensitif dan menyinggung tokoh China, Mao Zedong.
Sejumlah perusahaan asal China tercatat menjalin kemitraan dengan Real Madrid.
Hisense dan produsen ban Linglong Tire menandatangani kerja sama pada 2024, disusul Kress dan Worx dari grup Positec pada 2025 serta produsen robot penyedot debu Roborock pada awal 2026.
Menurut pemberitaan media China, Hisense telah mengirimkan surat protes kepada pimpinan Real Madrid pada 28 Oktober dan menerima tanggapan bahwa klub sedang meninjau persoalan tersebut.
Perusahaan itu juga menyatakan bahwa perjanjian kerja samanya saat ini tidak mencakup pasar China dan tidak memiliki kontrak terpisah dengan Mbappe.