Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB
Para Pemain Persija Jakarta melakulan selebrasi usai berhasil bobol gawang PSIM Yogyakarta dalam laga Super League 2026/2027 (dok. Persija).
BACA 10 DETIK
  • Persija Jakarta takluk 1-2 dari Dewa United di Banten International Stadium.

  • Shin Tae-yong sebut kekalahan timnya terjadi akibat kesalahan sendiri di lapangan.

  • Posisi puncak klasemen Persija terancam karena jarak poin kini tinggal terpaut satu angka.

Suara.com - Persija Jakarta gagal membawa pulang poin saat bertandang ke markas Dewa United dalam lanjutan pekan kedelapan Super League 2026-2027. Meski sempat unggul lebih dulu, Macan Kemayoran akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2 di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (31/10/2026).

Kekalahan tersebut membuat pelatih Persija, Shin Tae-yong, kecewa. Ia menilai anak asuhnya justru menjadi penyebab utama kegagalan meraih kemenangan karena terlalu banyak melakukan kesalahan sepanjang pertandingan.

Persija sebenarnya mengawali laga dengan cukup meyakinkan. Rayhan Hannan membawa tim ibu kota unggul cepat ketika pertandingan baru berjalan empat menit.

Pemain Persija Alexander Jeremejeff saat merayakan gol (Instagram @alexjeremejeff).)

Namun, keunggulan itu tidak mampu dipertahankan. Dewa United berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui gol Denilson serta Taisei Marukawa.

Persija sebenarnya memiliki sejumlah kesempatan untuk memperbesar keunggulan. 

Sayangnya, peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Selain itu, kesalahan dalam melakukan operan juga membuat permainan Macan Kemayoran tidak berjalan sesuai harapan.

Shin Tae-yong pun secara terbuka mengkritik penampilan timnya. Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan menggambarkan kesalahan yang dilakukan Persija seperti tindakan bunuh diri.

“Kami seperti bunuh diri, pada dasarnya kami menyebabkan kekalahan kami sendiri," jelas Shin Tae-yong kepada awak media.

"Kami gagal memanfaatkan peluang-peluang bagus menjadi gol, dan kami terlalu banyak melakukan kesalahan dalam mengoper bola,” kata Shin Tae-yong.

Menurut Shin, kegagalan memaksimalkan peluang dan buruknya akurasi operan menjadi dua persoalan utama yang harus segera dibenahi. Ia tidak ingin kesalahan serupa kembali terulang pada pertandingan berikutnya.

Pelatih berusia 56 tahun tersebut juga menegaskan bahwa Persija harus melakukan evaluasi menyeluruh setelah kehilangan poin di kandang lawan.

“Itu adalah aspek-aspek yang perlu kami perbaiki. Pada akhirnya, menurut saya, kamilah yang melakukan kesalahan hari ini,” tegas dia.

Hasil negatif tersebut sekaligus menghentikan tren kemenangan Persija setelah sebelumnya berhasil mengalahkan Arema FC dan Persik Kediri.

Meski kalah, Persija masih bertahan di puncak klasemen sementara Super League 2026-2027 dengan koleksi 18 poin. Namun, jarak mereka dengan Dewa United yang berada di posisi kedua kini hanya terpaut satu angka.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com