Wakil Indonesia Ngamuk di Singa Cup 2026, Bantai Tim Australia 5-1!

Jum'at, 06 November 2026 | 16:59 WIB
Indonesia Bantai Singapura dan Australia di Singa Cup 2026. [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • MilkLife Kickers menyapu bersih dua laga Grup A Girls U-14 Singa Cup 2026 di Singapura pada Jumat, 6 November 2026.
  • Tim asuhan Timo Scheunemann sukses mengalahkan wakil tuan rumah BMW dengan skor telak delapan gol tanpa balas.
  • Wakil Indonesia tersebut berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan klub Australia Fremantle City FC dengan skor lima satu.

Suara.com - Wakil Indonesia, MilkLife Kickers tampil impresif pada hari kedua turnamen internasional Singa Cup 2026. Tim putri Indonesia tersebut sukses menyapu bersih dua pertandingan dengan kemenangan.

Berlaga di Tanglin Rugby Club, Singapura, Jumat (6/11/2026), tim asuhan Timo Scheunemann lebih dulu mengalahkan wakil tuan rumah, BMW, dengan skor telak 8-0.

Agresivitas MilkLife Kickers terlihat sejak awal pertandingan. Rara Z. Farza membuka keunggulan sebelum laga berjalan satu menit.

Dominasi Indonesia berlanjut hingga Rara mencatatkan hat-trick. Gol lainnya disumbangkan Alisa M. Fakhira, Giada Soebianto, dan Albianca Raula.

Pertandingan melawan BMW bahkan harus dihentikan lebih awal setelah sirene sistem peringatan petir berbunyi di sekitar stadion.

Bangkit dari Ketertinggalan, Hajar Australia 5-1

Pelatih Timo Scheunemann. [Dok. Istimewa]

Ujian berikutnya datang saat MilkLife Kickers menghadapi wakil Australia, Fremantle City FC.

Tim Indonesia sempat tertinggal setelah Ciara Glascott mencetak gol pada menit ke-13. Namun, Garneta F. Imelda langsung menyamakan kedudukan satu menit kemudian.

MilkLife Kickers kemudian mengambil alih kendali permainan melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan antarpemain.

Kemenangan 5-1 akhirnya dipastikan setelah Rere Z. Fatin, Rara Z. Farza, dan Albianca Raula turut mencetak gol. Garneta melengkapi kemenangan tersebut dengan gol keduanya.

Pelatih kepala Timo Scheunemann mengapresiasi respons para pemain setelah sempat tertinggal. Menurutnya, permainan kolektif dan aliran bola cepat menjadi kunci untuk menghadapi lawan yang memiliki keunggulan postur tubuh.

"Hari ini mereka bisa main dengan aliran bola yang baik menghadapi lawan-lawan yang secara postur jauh lebih besar," puji Coach Timo mengevaluasi performa timnya.

Juru taktik berdarah Jerman tersebut juga menegaskan kebanggaannya terhadap perkembangan mental para pemain.

"Terlepas dari apa pun hasil kami di turnamen ini, saya tetap bangga melihat mereka bisa merespons tekanan,” tegasnya.

Penyerang Giada Soebianto, yang telah mencetak empat gol sepanjang turnamen, turut merasakan peningkatan kekompakan tim.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com