Suara.com - Desa Empang Baru, Kabupaten Siak, Riau, menjadi salah satu contoh nyata bagaimana keberagaman usaha mampu menggerakkan ekonomi desa menjadi lebih mandiri dan berdaya saing. Sejak ditetapkan sebagai desa definitif pada 2006, desa seluas 1.660 hektare ini bertumpu pada sektor perkebunan, peternakan, perdagangan, hingga Unit Mikro Kecil Menengah rumahan yang kini berkembang pesat.
Kepala Desa Empang Baru, Partono Ahmad Cani, menjelaskan bahwa kekuatan ekonomi warganya terletak pada beragam usaha yang tumbuh secara organik.
“Keunggulan kami saat ini ada di UMKM seperti Ting Ting Jahe, juga ada Kerambah Apung. Kami juga bermitra dengan BRI melalui program Desa BRILian yang sangat membantu mempercepat peningkatan UMKM dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Direktur BUMKam Mekar Sari, Daryono, menceritakan bahwa lembaga desa tersebut berperan besar dalam menyalurkan program pemberdayaan dari pemerintah desa. Beberapa usaha yang dikelola BUMKam meliputi peternakan, Kerambah Apung, produksi Ting Ting Jahe, layanan simpan pinjam dan KUR, toko bangunan, serta berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dalam pelayanan, BRI sangat membantu kami. Mulai dari QRIS untuk pembayaran non-tunai hingga layanan BRILink yang memudahkan transaksi masyarakat, seperti pembelian token listrik dan kebutuhan harian lainnya,” jelas Daryono.
Usaha Mikro Kecil Menengah Ting Ting Jahe
Salah satu UMKM unggulan Empang Baru adalah Ting Ting Jahe, diproduksi oleh klaster yang dipimpin Ida Nur Hayati. Ida menceritakan bahwa ide membuat makanan tradisional berbahan jahe, kelapa, dan wijen itu bermula dari kebutuhan membuat produk unik untuk bazar kecamatan.
“Awalnya coba-coba dan berkali-kali gagal. Setelah berhasil, saya ikut bazar dan alhamdulillah produknya habis. Dari situ mulai ikut event kecamatan dan kabupaten,” kata Ida.
Kini produk mereka dipasarkan secara online, di warung-warung sekitar desa, dan bahkan sudah masuk toko oleh-oleh di Kabupaten Siak. Anggotanya pun bertambah dari hanya keluarga menjadi kelompok yang melibatkan ibu-ibu PKK.
Baca Juga: Modal Foto Makanan dan Dukungan LinkUMKM BRI, Bawa Yummy Craft di Kancah Global
Usaha Mikro Kecil Menengah Kerambah Apung
Klaster Kerambah Apung yang dipimpin Sukirman menjadi sektor unggulan lainnya. Mereka membudidayakan ikan lele dan nila, dengan masa panen masing-masing 2,5 bulan dan 5 bulan.
Sukirman mengatakan setiap panen biasanya langsung diserahkan pendapatan ke BUMKam untuk disimpan, dan melalui BRILink juga akan digunakan lagi sebagai modal usaha.
“Alhamdulillah desa dan BUMKam selalu turun mendampingi jika ada kendala,” jelasnya.
BRI menjadi mitra strategis Desa Empang Baru dalam memperluas akses pembiayaan, digitalisasi, serta inklusi keuangan.
Kepala Unit BRI Lubuk Dalam, Willy Mex Purnama, mengatakan bahwa jaringan BRI yang menjangkau hingga desa-desa memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. Pengelolaan yang transparan dan berbasis teknologi membantu desa mengakses pembiayaan, memperkuat usaha produktif, dan meningkatkan inklusi keuangan,
Berita Terkait
-
Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi SDM BRI
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi dari BRI
-
Cara Mengaktifkan Kembali Rekening BRI Dormant Tanpa Perlu ke Kantor Bank
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Peran BRI di Balik Transformasi Akselerasi UMKM "Tercabaikan"
-
Strategi Inovatif "Tercabaikan" Tembus Pasar Digital Bersama Ekosistem BRI
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi SDM BRI
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi dari BRI
-
Cara Mengaktifkan Kembali Rekening BRI Dormant Tanpa Perlu ke Kantor Bank
-
Fakta-fakta Kinerja BBRI Februari 2026, Investor Wajib Tahu
-
Peran Strategis BRI di Balik Kesuksesan Internasional UMKM Yummy Craft
-
Modal Foto Makanan dan Dukungan LinkUMKM BRI, Bawa Yummy Craft di Kancah Global
-
Jangan Panik, Ini Cara Mengurus Buku Tabungan BRI yang Hilang
-
Intip Bunga Deposito BRI yang Pecah Telur di Tenor Jangka Pendek!