- Rupiah melemah signifikan terhadap dolar AS di awal pekan ini, mencapai level Rp16.935 per dolar berdasarkan data Bloomberg.
- Pelemahan kurs memicu kenaikan harga jual dolar di bank-bank besar Indonesia, rata-rata sudah mencapai Rp17.000 per dolar.
- Pergerakan kurs perlu dipantau karena fluktuasi hari Jumat, 27 Maret 2026, dengan perbedaan signifikan antarbank.
Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan tren pelemahan pada awal pekan ini. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda kini tertekan ke level Rp16.935 per dolar AS.
Kondisi ini memicu kenaikan harga jual dolar AS yang rata-rata sudah menjualnya Rp17.000 di sejumlah perbankan besar di Indonesia.
Bagi yang berencana melakukan transaksi valas hari ini, Jumat (27/3/2026), penting untuk memantau pergerakan kurs yang fluktuatif.
Berikut adalah daftar kurs dolar AS di empat bank besar (Mandiri, BNI, BRI, dan BCA):
1.PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mengacu pada data terbaru, kurs beli USD (E-Rate) berada di level Rp16.915 dengan kurs jual Rp16.945. Sementara untuk kategori TT Counter/Bank Notes, dipatok pada kisaran Rp16.720 (beli) dan Rp17.020 (jual).
2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
BNI menetapkan kurs beli USD (E-Rate) di level Rp16.934 dan kurs jual Rp16.954. Untuk transaksi melalui TT Counter/Bank Notes, harga beli berada di Rp16.795 dan harga jual menyentuh Rp17.095
3.PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Baca Juga: BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
BRI mematok kurs beli USD (E-Rate) sebesar Rp16.928 dengan kurs jual Rp16.954. Sedangkan pada posisi TT Counter/Bank Notes, angkanya berada di level Rp16.835 (beli) dan Rp17.035 (jual).
4.PT Bank Central Asia Tbk
BCA menetapkan kurs beli USD (E-Rate) di posisi Rp16.940 dan kurs jual Rp16.960. Untuk layanan TT Counter/Bank Notes, nasabah dikenakan kurs beli Rp16.770 dan kurs jual Rp17.070.
Berita Terkait
-
BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896
-
Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD
-
Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung
-
Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700
-
Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!
-
PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi
-
Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak
-
Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya
-
Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?
-
Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan
-
Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia
-
IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok