Bri / News
Senin, 30 Maret 2026 | 06:00 WIB
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal Dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat [BRI]
Baca 10 detik
  • Na'am Muslim menjadi agen BRILink di Bakauheni, Lampung, mempermudah akses transaksi keuangan masyarakat pedesaan.
  • Tantangan utama agen laku pandai dalam memulai usaha ini adalah ketersediaan dan kecukupan modal kerja awal.
  • Hingga Februari 2026, jaringan agen BRI telah melayani lebih dari 1,2 juta agen di 66 ribu desa.

Suara.com - Kehadiran layanan perbankan tanpa kantor melalui agen laku pandai menjadi solusi krusial bagi masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat kota.

Di Bakauheni, Lampung, Na'am Muslim menjadi salah satu sosok yang menjembatani kebutuhan transaksi keuangan warga sekitar melalui unit BRILink miliknya.

Usaha ini kini berkembang menjadi pilar pendukung ekonomi keluarga sekaligus sarana mempermudah akses perbankan bagi komunitas lokal.

Keputusan Na'am untuk terjun menjadi mitra perbankan bermula dari pengamatan terhadap kerabatnya yang sukses menjalankan usaha serupa di desa.

Setelah melihat potensi penghasilan yang stabil, ia mendaftarkan diri ke unit kerja bank terdekat. Menurutnya, proses administrasi untuk menjadi agen tergolong praktis hingga akhirnya ia mendapatkan perangkat mesin EDC untuk beroperasi.

Meskipun proses pendaftaran relatif mudah, Na'am mengakui bahwa tantangan utama dalam merintis usaha ini adalah ketersediaan modal kerja. Besaran modal menjadi variabel penentu kapasitas layanan yang bisa ditawarkan kepada nasabah.

“Semakin besar modal yang kita miliki, semakin banyak nasabah yang bisa kita layani. Itu tantangan terbesar saat merintis usaha ini,” jelas Na'am.

Seiring berjalannya waktu, usaha tersebut menunjukkan pertumbuhan positif. Frekuensi transaksi biasanya mengalami lonjakan signifikan pada periode tertentu, seperti bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Pada masa tersebut, aktivitas warga untuk melakukan transfer dan tarik tunai meningkat tajam, terutama pada jam-jam sibuk antara pukul 07.00–10.00 WIB serta sore hari pukul 16.00–20.00 WIB.

Baca Juga: Fakta-fakta Kinerja BBRI Februari 2026, Investor Wajib Tahu

Keberhasilan agen seperti Na'am merupakan bagian dari strategi besar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam memperluas jangkauan layanan tanpa harus membangun kantor fisik di setiap titik. Melalui model sharing economy, masyarakat setempat diberdayakan untuk menjadi perpanjangan tangan bank.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa para agen merupakan ujung tombak inklusi keuangan perusahaan. “Melalui peran mereka, layanan perbankan tidak hanya semakin dekat dengan masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat literasi keuangan hingga mendorong kemandirian ekonomi di tingkat lokal,” ujarnya.

Hingga Februari 2026, jaringan ini telah menunjukkan skala yang masif:

Jumlah Agen: Lebih dari 1,2 juta agen (tumbuh 8,32% YoY).

Cakupan Wilayah: Tersebar di 66 ribu desa (menjangkau lebih dari 80% wilayah Indonesia).

Volume Transaksi: Mencapai Rp279 triliun.

Load More