- Jenama kuliner lokal Bandung, Tercabaikan, berhasil modernisasi produk aci berkat ekosistem pendampingan komprehensif dari BRI.
- BRI memfasilitasi UMKM melalui platform LinkUMKM yang menyediakan pendampingan digital dan pelatihan hingga akhir 2025.
- LinkUMKM BRI menawarkan enam pilar terpadu termasuk pelatihan keterampilan dan fasilitasi legalitas usaha bagi pelaku UMKM.
Suara.com - Keberhasilan jenama kuliner lokal Bandung, Tercabaikan, dalam memodernisasi kudapan berbasis aci hingga menembus pasar digital menjadi bukti nyata efektivitas program pemberdayaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).
Melalui penyediaan ekosistem pendampingan yang komprehensif, BRI memposisikan diri sebagai motor penggerak utama bagi pelaku usaha kecil untuk bertransformasi dan bersaing di era ekonomi digital.
Tercabaikan, yang dikenal dengan inovasi menu seperti Baso Aci kuah keju hingga Kupat Tahu sambal geprek, merupakan satu dari jutaan UMKM yang merasakan dampak langsung dari visi pemberdayaan BRI.
Keterlibatan aktif pemiliknya, Ingra DP, dalam berbagai program pelatihan perbankan menjadi kunci utama perkembangan bisnisnya dari skala rumahan hingga menjadi entitas yang diakui secara luas.
Peran vital BRI tercermin melalui platform LinkUMKM, sebuah ekosistem pembelajaran digital yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha secara berkelanjutan.
Hingga akhir tahun 2025, tercatat sebanyak 14,98 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia telah memanfaatkan platform ini untuk mengakses pendampingan daring dan penguatan pasar.
Bagi Ingra, perkenalannya dengan LinkUMKM BRI di Rumah BUMN Bandung pada tahun 2020 menjadi titik balik operasional bisnisnya.
“Program ini sangat bermanfaat karena menyediakan pelatihan gratis yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha, bahkan hingga topik-topik yang sedang tren seperti pelatihan mengenai kecerdasan buatan (AI),” jelas Ingra.
Hal ini membuktikan bahwa BRI tidak hanya memberikan akses finansial, tetapi juga literasi teknologi mutakhir bagi UMKM.
Baca Juga: Intip Bunga Deposito BRI yang Pecah Telur di Tenor Jangka Pendek!
Enam Pilar Pendampingan Terpadu BRI
Guna memastikan setiap pelaku usaha mampu meningkatkan skalabilitasnya, BRI menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi dalam platform LinkUMKM:
- UMKM Smart: Penilaian mandiri untuk mengetahui level kapasitas usaha.
- Rumah BUMN: Pusat kolaborasi fisik dan pelatihan di berbagai wilayah.
- UMKM Media & Komunitas: Wadah sinergi antar-pengusaha untuk menangkap peluang pasar.
- Etalase Digital: Katalog daring untuk memperluas jangkauan promosi produk.
- Register NIB: Memfasilitasi legalitas usaha sebagai syarat utama ekspansi.
Dukungan 750 modul pembelajaran yang disediakan BRI memastikan pelaku usaha memiliki kemampuan soft skill dan hard skill yang mumpuni untuk menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa fokus utama bank adalah menciptakan ekosistem yang membantu UMKM naik kelas secara sistematis. BRI berkomitmen membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring sekaligus menangkap peluang pasar digital yang semakin berkembang.
“Melalui LinkUMKM, BRI mendorong pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kapasitas usaha melalui akses pelatihan yang relevan dengan kebutuhan bisnis saat ini. Dengan penguatan kapasitas yang berkelanjutan, kami berharap semakin banyak UMKM yang mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional,” ujar Akhmad.
Tag
Berita Terkait
-
Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital
-
Strategi Inovatif "Tercabaikan" Tembus Pasar Digital Bersama Ekosistem BRI
-
Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Mengenal Empat Pilar Utama Kesejahteraan Insan BRILian, Komitmen Investasi SDM BRI
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar