- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mengusulkan pembagian dividen Rp52 triliun atau 92 persen dari laba bersih tahun 2025.
- Keputusan pembagian dividen final tersebut akan ditetapkan secara resmi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 10 April 2026.
- Sebagian besar analis memberikan rekomendasi beli saham BBRI karena melihat potensi imbal hasil yang tinggi di masa depan.
Suara.com - Emiten PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tengah menjadi sorotan positif para analis pasar modal setelah manajemen mengusulkan pembagian dividen tahun buku 2025 dengan rasio yang sangat signifikan.
Manajemen BBRI berencana menyalurkan total dividen sebesar Rp52 triliun. Angka ini mencerminkan dividend payout ratio (DPR) mencapai 92 persen dari total laba bersih tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp56,65 triliun.
Dengan kebijakan tersebut, sisa dividen final yang akan dibagikan diperkirakan minimal sebesar Rp206,4 per lembar saham.
Berdasarkan pergerakan harga saham BBRI pada perdagangan Rabu (25/3/2026)pukul 10.40 WIB, berkisar Rp3.340 per saham, estimasi dividen final tersebut memberikan imbal hasil (yield) sekitar 6 persen.
Perlu diingat bahwa BBRI sebelumnya telah menyetorkan dividen interim sebesar Rp137 per saham pada Januari 2026, atau setara Rp20,63 triliun, yang menjadi bagian integral dari total dividen tahun buku 2025.
Kepastian mengenai eksekusi dividen final ini akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 10 April 2026.
Data konsensus analis yang dihimpun hingga 7 April 2026 menunjukkan optimisme yang kuat terhadap prospek saham BBRI. Dari total analis yang memberikan penilaian, sebanyak 30 orang atau sekitar 83,3 persen memberikan rekomendasi Beli (Buy).
Sementara itu, 11,1 persen analis menyarankan Tahan (Hold), dan hanya 5,6 persen yang memberikan rekomendasi Jual (Sell).
Para analis menetapkan target harga rata-rata untuk 12 bulan ke depan di level Rp4.422 per saham. Jika dibandingkan dengan posisi harga terakhir di level Rp3.250, maka saham BBRI memiliki potensi imbal hasil (return potential) yang cukup menggiurkan, yakni sebesar 36,1 persen.
Baca Juga: Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?
Berikut adalah rincian pandangan beberapa sekuritas terkemuka:
OCBC Sekuritas: Memasang target harga paling agresif di level Rp5.000.
Citi: Memberikan rekomendasi beli dengan target harga Rp4.400.
Goldman Sachs: Menetapkan target harga di angka Rp4.190.
Namun, pandangan berbeda datang dari JP Morgan dan Macquarie yang cenderung berhati-hati. JP Morgan menyematkan status underweight dengan target harga Rp3.200, sedangkan Macquarie memberikan peringkat underperform dengan target harga Rp3.080.
Meski secara fundamental usulan dividen sangat menarik, pergerakan harga BBRI di lantai bursa terpantau mengalami tekanan jangka pendek.
Pada perdagangan Selasa (7/4/2026), saham BBRI bergerak melemah. Secara akumulatif sejak awal tahun (year-to-date), harga saham bank yang fokus pada UMKM ini telah terkoreksi sebesar 10,93 persen ke posisi Rp3.260 per saham.
Disclaimer: Analisis ini disajikan sebagai informasi berita keuangan per April 2026 dan bukan merupakan perintah jual atau beli. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga; keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Sangat disarankan untuk melakukan analisis mandiri atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum mengambil langkah investasi.
Berita Terkait
-
Alex Martins Tak Terbebani Target 20 Gol, Fokus Bawa Dewa United Tampil Maksimal
-
Wujudkan Masyarakat Sehat, BRI Peduli Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Seluruh Indonesia
-
Sektor Pertanian Jadi Motor Utama, Realisasi KUR BRI Tembus Rp31,42 Triliun
-
Apa Itu Digital CS BRI dan Bagaimana Cara Menggunakannya
-
Cara Menabung Emas Digital Melalui Aplikasi BRImo
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Penyaluran KUR Tembus Rp2,3 Triliun, BRI Klaten Perkuat UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah
-
Upgrade Kartu BRI Debit Sekarang: Transaksi Lebih Cepat, Dapat Cashback Langsung!
-
Promo dan Hadiah Eksklusif BRI di Jogja Financial Festival 2026
-
Dapatkan Diskon Paket Data Tri Lewat BRImo, Begini Caranya!
-
BRI Luncurkan Fitur QRIS Alipay Dinamis di Mesin EDC, Ini Cara Transaksinya
-
Harga Mobil Listrik Tetap Murah Meski Ada Kebijakan Baru? Begini Kata BRI Finance
-
Cetak Ekonomi Berkelanjutan, BRI Fokus Berdayakan UMKM di Seluruh Pelosok
-
Tembus Rp4 Triliun! BRI Banjarmasin Jadi Motor Penggerak UMKM di Kalimantan
-
Perawatan di ERHA Lebih Murah Bagi Nasabah BRI, Ada Diskon Hingga Rp200 Ribu!
-
Dapatkan MacBook Neo dengan Cicilan Murah dari BRI, Bunga Mulai 0 Persen!