- Inspektorat DKI Jakarta menindak tegas penyimpangan penanganan pengaduan masyarakat di Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur pada Selasa, 7 April 2026.
- Pemprov DKI Jakarta menonaktifkan Lurah Kalisari serta memberikan hukuman disiplin kepada pejabat struktural dan petugas PPSU yang terlibat.
- Tindakan tersebut merupakan langkah reformasi birokrasi untuk memperkuat pengawasan dan memastikan pelayanan masyarakat berjalan akuntabel serta transparan.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil tindakan tegas terhadap dugaan penyimpangan penanganan pengaduan masyarakat yang terjadi di Kalisari, Jakarta Timur.
Keputusan diambil setelah Inspektorat Provinsi DKI Jakarta merampungkan pemeriksaan mendalam terkait kinerja aparatur di wilayah tersebut.
Inspektur Provinsi DKI Jakarta Dhany Sukma menjelaskan bahwa seluruh proses audit dilakukan secara sistematis guna mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.
“Hasil pemeriksaan ini menjadi dasar untuk melakukan langkah korektif dan penguatan pengawasan, agar penanganan pengaduan masyarakat berjalan lebih tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan,” ujar Dhany, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Berdasarkan hasil temuan tersebut, Inspektorat melayangkan rekomendasi resmi kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Timur untuk menonaktifkan Siti Nur Hasanah dari jabatannya sebagai Lurah Kalisari.
Langkah pembenahan ini tidak berhenti pada pucuk pimpinan kelurahan saja, melainkan merembet ke sejumlah pejabat struktural lainnya di bawahnya.
Kepala Seksi Pemerintahan serta Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kalisari turut dijatuhi hukuman disiplin serta diwajibkan menjalani pembinaan intensif.
Selain jajaran pejabat, tiga orang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang terbukti terlibat juga dikenakan sanksi sesuai dengan syarat umum kontrak kerja mereka.
Dhany menegaskan bahwa tindakan ini merupakan manifestasi dari komitmen reformasi birokrasi yang sedang digalakkan di masa kepemimpinan Pramono Anung selaku Gubernur.
Baca Juga: Pramono Anung Masih Buru Aktor Utama Pengunggah Foto AI di JAKI
“Kami akan terus perkuat pengawasan, tingkatkan akuntabilitas, dan pastikan setiap aduan masyarakat ditangani dengan jujur, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini bukan hanya soal sanksi, tapi juga perbaikan sistem menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Langkah ini juga diharapkan mampu menjadi pelecut bagi seluruh ASN di lingkungan Jakarta, agar senantiasa menjaga integritas dalam melayani warga.
Pemprov DKI Jakarta kini fokus melakukan perbaikan sistem secara menyeluruh, demi menjamin setiap laporan masyarakat tidak lagi disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Berita Terkait
-
Pramono Anung Masih Buru Aktor Utama Pengunggah Foto AI di JAKI
-
Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU
-
Manipulasi Laporan JAKI Pakai AI, Lurah Kalisari Dipanggil Inspektorat DKI Gegara Ulah Petugas PPSU
-
Aduan Warga di JAKI Berbalas Laporan Palsu AI, Pramono: Lebih Baik Belum Selesai Daripada Bohong
-
TAUD Desak Polisi Lacak Pembuat Foto AI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
Terkini
-
Rudal Israel Hancurkan Sinagoga di Teheran, Pemerintah Netanyahu: Itu Gak Sengaja
-
Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 2 Kali Lipat Saat Libur Paskah 2026, Tembus 270 Ribu Orang
-
Polemik Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pimpinan KPK Belum Dapat Panggilan dari Dewas
-
Ratusan Mahasiswa BEM SI BSJB Geruduk Komnas HAM, Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
Anggota DPR Sebut Langkah Kejagung Kasasi Putusan Bebas Delpedro Marhaen Melanggar KUHAP Baru
-
Eks Ketua TGPF Tegaskan Fakta Perkosaan Mei 98 Tak Bisa Disangkal
-
Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab
-
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK
-
Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak
-
Pimpinan KPK akan Klarifikasi Penyidik Soal CCTV Mati Saat Geledah Rumah Ono Surono