Bri / News
Senin, 27 April 2026 | 11:53 WIB
(Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • PT Bank Rakyat Indonesia meluncurkan inisiatif BRIvolution Reignite untuk memperkuat transformasi bisnis menyeluruh dalam menghadapi tantangan industri perbankan nasional.
  • Strategi ini berhasil meningkatkan portofolio kredit komersial sebesar 58,4 persen pada tahun 2025 serta memperluas peran bank bagi ekosistem bisnis.
  • Implementasi digitalisasi melalui platform QLola dan manajemen risiko yang efektif menurunkan rasio Loan at Risk hingga 7,6 persen.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat posisinya di industri perbankan nasional melalui inisiatif strategis bernama BRIvolution Reignite.

Transformasi ini bukan sekadar perubahan identitas, melainkan komitmen untuk menyalakan kembali energi pertumbuhan perusahaan agar tetap relevan dan kompetitif di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Lantas, apa sebenarnya BRIvolution Reignite dan apa tujuan besar di baliknya? Berikut adalah ulasan mendalam mengenai peta jalan strategis tersebut.

Apa Itu BRIvolution Reignite?

BRIvolution Reignite adalah inisiatif strategis yang dirancang untuk menjawab tantangan industri perbankan yang semakin ketat.

Strategi ini menjadi nakhoda bagi BRI dalam melakukan transformasi bisnis secara menyeluruh, dengan fokus pada penguatan ekosistem bisnis dari hulu ke hilir (end-to-end).

Salah satu manifestasi nyata dari keberhasilan strategi ini adalah lahirnya mesin pertumbuhan baru (new growth engine) di segmen kredit komersial.

Melalui optimalisasi rantai nilai (value chain), BRI tidak lagi hanya berfokus pada penyaluran kredit tradisional, tetapi juga menyempurnakan jaringan bisnis untuk meningkatkan penetrasi pasar secara berkualitas.

Secara garis besar, inisiatif ini memiliki tiga tujuan fundamental yang ingin dicapai oleh perseroan:

Baca Juga: BRI Consumer Expo 2026 di Surabaya Hadir untuk Semua Kebutuhan Lifestyle Anda, Yuk Cek di Sini!

  • Menjaga Pertumbuhan yang Sehat dan Berkelanjutan BRIvolution Reignite memastikan ekspansi kredit tidak dilakukan secara serampangan. Hasilnya terlihat pada tahun 2025, di mana portofolio kredit komersial melonjak 58,4% (YoY) mencapai Rp61,4 triliun. Pertumbuhan ini jauh melampaui tren lima tahun terakhir.
  • Memperkuat Peran sebagai "Enabler" Ekosistem Bisnis Strategi ini bertujuan menjadikan BRI sebagai penghubung antara berbagai skala bisnis. Melalui pilar Revamp Existing Core, BRI memperkuat segmen menengah (middle market) sebagai jembatan yang menghubungkan UMKM dengan korporasi besar dalam satu rantai pasok ekonomi nasional.
  • Modernisasi Melalui Inovasi Digital Digitalisasi adalah nyawa dari transformasi ini. BRI menghadirkan platform QLola by BRI sebagai solusi terintegrasi (integrated corporate solution) untuk membantu pelaku bisnis mengelola keuangan secara real-time, transparan, dan efisien.

Dampak dari transformasi ini dirasakan langsung melalui peningkatan kualitas layanan dan manajemen risiko yang lebih baik.

Hingga akhir 2025, rasio Loan at Risk (LaR) berhasil ditekan secara signifikan ke level 7,6%, yang dibarengi dengan peningkatan struktur likuiditas melalui dana murah (CASA).

Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris Y. S., menekankan bahwa transformasi ini memberikan fleksibilitas bagi nasabah melalui beragam produk:

  • Kredit Modal Kerja: Untuk kebutuhan likuiditas jangka pendek.
  • Kredit Investasi: Untuk mendukung ekspansi usaha jangka panjang.
  • Platform QLola: Memudahkan pembayaran pajak, transfer daring, hingga pemantauan kondisi keuangan untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih presisi.

BRIvolution Reignite adalah motor penggerak BRI untuk bertransformasi menjadi bank yang lebih modern, tangguh, dan inklusif.

Dengan visi yang terukur, BRI tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan setiap langkahnya memberikan dampak positif bagi keberlangsungan industri dan penguatan ekonomi nasional.

Load More