Bri / News
Kamis, 07 Mei 2026 | 17:00 WIB
Gedung BRI. (Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • Holding UMi BRI mencatatkan 22 ton tabungan emas hingga kuartal pertama 2026 melalui sinergi digital bersama Pegadaian serta PNM.
  • Jumlah pemegang polis asuransi mikro dalam ekosistem UMi meningkat sebanyak 7,9 juta polis sepanjang periode Januari hingga Maret 2026.
  • Ekosistem UMi BRI berhasil memperluas inklusi keuangan dengan total 166 juta rekening simpanan mikro yang tercatat hingga Maret 2026.

Suara.com - Pergeseran tren investasi masyarakat ke arah instrumen yang lebih aman dan mudah diakses semakin nyata terlihat dalam ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi) yang dipimpin oleh BRI.

Melalui pemanfaatan teknologi digital dan sinergi bersama Pegadaian serta PNM, BRI Group berhasil menciptakan literasi keuangan yang lebih modern bagi jutaan nasabahnya.

Hingga kuartal pertama tahun 2026, total tabungan dan deposito emas dalam ekosistem UMi BRI Group mencatatkan angka fantastis mencapai 22 ton.

Capaian ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk mengalokasikan dana mereka pada instrumen lindung nilai (safe haven) yang kini bisa diakses dengan prosedur yang jauh lebih praktis.

Digitalisasi Layanan dan Proteksi Masyarakat

Penguatan posisi BRI Group di pasar emas nasional tidak lepas dari inovasi digital seperti aplikasi Tring dari Pegadaian. Aplikasi ini memudahkan nasabah untuk mengelola investasi emas secara real-time melalui gawai mereka.

Inovasi ini sangat relevan bagi audiens usia 18-45 tahun di kota-kota besar yang menginginkan efisiensi dalam bertransaksi tanpa harus mengorbankan keamanan aset.

Selain investasi, aspek perlindungan finansial juga menjadi pilar utama dalam strategi Holding UMi. Akhmad Purwakajaya, Direktur Micro BRI, menjelaskan bahwa ketahanan finansial masyarakat harus dibangun secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi modal tetapi juga proteksi risiko.

“Penguatan ekosistem UMi tidak hanya berbicara soal akses pembiayaan, tetapi juga bagaimana membangun ketahanan finansial masyarakat secara menyeluruh. Dalam konteks tersebut, perlindungan melalui asuransi mikro menjadi elemen yang semakin penting. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, jumlah pemegang polis asuransi mikro tercatat bertambah sebanyak 7,9 juta polis,” jelas Akhmad.

Baca Juga: Dukung Kesejahteraan Pesisir, BRI Medan Salurkan Bantuan Sembako di Sabang

Melalui integrasi data dan layanan yang solid, Holding UMi tidak hanya berhasil meningkatkan inklusi keuangan, tetapi juga mendidik masyarakat untuk memiliki kebiasaan menabung yang sehat. Data menunjukkan bahwa basis simpanan mikro di ekosistem ini telah menembus angka 166 juta rekening hingga Maret 2026.

Transformasi digital ini secara langsung telah memperkuat kedaulatan ekonomi masyarakat di lapisan terbawah.

Dengan dukungan ribuan titik layanan SenyuM Co-Location dan aplikasi digital yang mumpuni, BRI membuktikan komitmennya sebagai katalisator utama dalam memperluas jangkauan layanan keuangan formal hingga ke segmen ultra mikro yang sebelumnya sering kali tidak terjamah oleh perbankan konvensional.

Load More