- Holding UMi BRI mencatatkan 22 ton tabungan emas hingga kuartal pertama 2026 melalui sinergi digital bersama Pegadaian serta PNM.
- Jumlah pemegang polis asuransi mikro dalam ekosistem UMi meningkat sebanyak 7,9 juta polis sepanjang periode Januari hingga Maret 2026.
- Ekosistem UMi BRI berhasil memperluas inklusi keuangan dengan total 166 juta rekening simpanan mikro yang tercatat hingga Maret 2026.
Suara.com - Pergeseran tren investasi masyarakat ke arah instrumen yang lebih aman dan mudah diakses semakin nyata terlihat dalam ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi) yang dipimpin oleh BRI.
Melalui pemanfaatan teknologi digital dan sinergi bersama Pegadaian serta PNM, BRI Group berhasil menciptakan literasi keuangan yang lebih modern bagi jutaan nasabahnya.
Hingga kuartal pertama tahun 2026, total tabungan dan deposito emas dalam ekosistem UMi BRI Group mencatatkan angka fantastis mencapai 22 ton.
Capaian ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk mengalokasikan dana mereka pada instrumen lindung nilai (safe haven) yang kini bisa diakses dengan prosedur yang jauh lebih praktis.
Digitalisasi Layanan dan Proteksi Masyarakat
Penguatan posisi BRI Group di pasar emas nasional tidak lepas dari inovasi digital seperti aplikasi Tring dari Pegadaian. Aplikasi ini memudahkan nasabah untuk mengelola investasi emas secara real-time melalui gawai mereka.
Inovasi ini sangat relevan bagi audiens usia 18-45 tahun di kota-kota besar yang menginginkan efisiensi dalam bertransaksi tanpa harus mengorbankan keamanan aset.
Selain investasi, aspek perlindungan finansial juga menjadi pilar utama dalam strategi Holding UMi. Akhmad Purwakajaya, Direktur Micro BRI, menjelaskan bahwa ketahanan finansial masyarakat harus dibangun secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi modal tetapi juga proteksi risiko.
“Penguatan ekosistem UMi tidak hanya berbicara soal akses pembiayaan, tetapi juga bagaimana membangun ketahanan finansial masyarakat secara menyeluruh. Dalam konteks tersebut, perlindungan melalui asuransi mikro menjadi elemen yang semakin penting. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, jumlah pemegang polis asuransi mikro tercatat bertambah sebanyak 7,9 juta polis,” jelas Akhmad.
Baca Juga: Dukung Kesejahteraan Pesisir, BRI Medan Salurkan Bantuan Sembako di Sabang
Melalui integrasi data dan layanan yang solid, Holding UMi tidak hanya berhasil meningkatkan inklusi keuangan, tetapi juga mendidik masyarakat untuk memiliki kebiasaan menabung yang sehat. Data menunjukkan bahwa basis simpanan mikro di ekosistem ini telah menembus angka 166 juta rekening hingga Maret 2026.
Transformasi digital ini secara langsung telah memperkuat kedaulatan ekonomi masyarakat di lapisan terbawah.
Dengan dukungan ribuan titik layanan SenyuM Co-Location dan aplikasi digital yang mumpuni, BRI membuktikan komitmennya sebagai katalisator utama dalam memperluas jangkauan layanan keuangan formal hingga ke segmen ultra mikro yang sebelumnya sering kali tidak terjamah oleh perbankan konvensional.
Berita Terkait
-
Transformasi Ekonomi Rakyat, BRI Bawa Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
Dari Gang Kecil ke Panggung Dunia, Priska Bawa Budaya terbang Lebih Tinggi Bersama BRI
-
Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional