Bisnis / Keuangan
Kamis, 07 Mei 2026 | 15:47 WIB
Dokumentasi - Gedung BRI. (Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • BRI mendukung penuh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menindak tiga petinggi KoinWorks terkait kasus korupsi penyaluran kredit.
  • Kejati DKI Jakarta menahan tiga tersangka PT Lunaria Annua Teknologi atas dugaan manipulasi dokumen dan kerugian Rp600 miliar.
  • BRI memperketat sistem manajemen risiko dan verifikasi berlapis untuk menjaga kepercayaan nasabah serta prinsip kehati-hatian perbankan.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan komitmennya sebagai institusi keuangan, yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan transparansi, dengan proaktif mendukung penegakan hukum terhadap kasus dugaan korupsi oleh KoinWorks.

Langkah tegas BRI ini diambil bukan tanpa alasan. Sebagai perusahaan terbuka yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional, BRI memandang bahwa kepercayaan nasabah adalah aset yang paling berharga.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan pihaknya mendukung Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang kekinian menahan tiga petinggi PT Lunaria Annua Teknologi (LAT) atau KoinWorks.

Tak hanya itu, Dhanny melalui keterangan resminya menyatakan BRI siap membantu penyidik dengan menyediakan data maupun informasi yang diperlukan untuk memperjelas duduk perkara.

“BRI menghormati dan mendukung proses penegakan hukum yang tengah berjalan di Kejati DKI. Tentu saja, perseroan akan bersikap kooperatif dan mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Dhanny, Kamis (7/5/2026).

Konsistensi pada GCG dan Prudential Banking

Dalam era transformasi digital, kolaborasi antara perbankan konvensional dengan fintech memang menawarkan kemudahan, namun juga membawa kompleksitas risiko yang tinggi.

Menyadari hal tersebut, kata dia, BRI secara konsisten mengedepankan prinsip prudential banking atau prinsip kehati-hatian dalam setiap langkah ekspansi bisnisnya.

Dia menegaskan, implementasi Good Corporate Governance (GCG) di internal BRI, dipastikan bukan sekadar formalitas atau slogan semata.

Baca Juga: 3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

Prinsip ini diterjemahkan ke dalam protokol operasional yang disiplin dan pengawasan yang ketat di seluruh unit kerja, mulai dari kantor pusat hingga unit terkecil di daerah.

Dhanny menekankan, manajemen risiko yang terukur adalah kunci bagi BRI dalam menghadapi berbagai tantangan operasional.

Hal ini sangat krusial untuk melindungi dana nasabah dan menjaga stabilitas keuangan perusahaan dalam jangka panjang, terutama saat bekerja sama dengan entitas luar seperti platform fintech.

Ia menambahkan, dalam menjalankan kegiatan bisnis dan operasional, BRI senantiasa mengedepankan prinsip GCG, prudential banking, serta manajemen risiko dalam setiap proses bisnis perusahaan.

Penguatan Sistem dan Verifikasi Berlapis

Kasus KoinWorks ini menjadi momentum krusial bagi BRI, untuk semakin memperketat sistem pengawasan internalnya.

Load More