- Video deepfake yang mencatut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beredar di TikTok guna menipu masyarakat terkait dana hibah.
- Oknum menggunakan teknologi AI untuk menyebarkan informasi palsu dengan tujuan mencuri data pribadi dan melakukan manipulasi finansial.
- Pihak BRI secara resmi menyatakan bahwa informasi tersebut hoaks dan tidak pernah mengadakan program hibah melalui media sosial.
Suara.com - Viral sebuah video pendek di platform TikTok yang menampilkan sosok Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pengumuman mengenai pembukaan pendaftaran dana hibah yang diklaim akan disalurkan melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).
Namun, berdasarkan penelusuran fakta, video tersebut dipastikan merupakan hasil rekayasa teknologi AI (Artificial Intelligence) atau dikenal dengan sebutan deepfake.
Modus ini digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk membangun kredibilitas palsu demi menjaring korban penipuan melalui skema pengumpulan data pribadi dan manipulasi finansial.
Salah satu pengunggah video palsu ini adalah akun TikTok @bantuan.dana.hibah183. Melalui teknologi deepfake, gerak bibir sosok Menkeu Purbaya terlihat cukup sinkron dengan narasi suara yang dihasilkan, sehingga tampak sangat meyakinkan bagi masyarakat awam.
"Untuk yang ingin mendapatkan dana hibah. Silahkan hubungi saya segera sebelum pendaftaran tertutup," ucap tokoh dalam rekaman tersebut.
Narasi ini sengaja dirancang untuk menciptakan efek urgensi (sense of urgency) agar masyarakat yang membutuhkan bantuan keuangan tergerak untuk segera menghubungi nomor yang tertera atau mengklik tautan tertentu.
Modus social engineering seperti ini biasanya berujung pada permintaan data sensitif seperti nomor rekening, PIN, kode OTP, hingga permintaan biaya administrasi fiktif.
Klarifikasi Resmi BRI: Tidak Ada Program Dana Hibah via Media Sosial
Merespons fenomena viral tersebut, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa BRI tidak pernah mengelola program dana hibah yang pendaftarannya dilakukan melalui akun personal atau pihak ketiga di media sosial.
Baca Juga: Gunakan Kartu Kredit BRI, Raih Kesempatan Liburan Mewah Gratis ke Jepang!
"Dapat kami tegaskan bahwa informasi tersebut adalah HOAX dan bukan berasal dari BRI. Informasi tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan produk, layanan, maupun program resmi Perseroan," ujar Dhanny dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/5/2026).
Dhanny juga menambahkan bahwa BRI tidak pernah melibatkan tokoh atau pejabat pemerintah secara personal untuk melakukan promosi produk di media sosial anonim.
Ia meminta masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi ulang melalui kanal komunikasi resmi BRI yang sudah terverifikasi (centang biru).
Cara Mengenali Video Deepfake AI agar Tidak Tertipu
Mengingat posisi Menteri Keuangan sebagai otoritas tertinggi kas negara, penggunaan wajahnya dianggap sebagai taktik licik untuk memanipulasi psikologis masyarakat. Agar tidak terjerat, berikut adalah ciri-ciri video deepfake yang patut diwaspadai:
- Gerakan Bibir Tidak Wajar: Meskipun sekilas sinkron, biasanya ada ketidakkonsistenan antara gerakan mulut dengan intonasi suara atau emosi yang ditampilkan.
- Audio Berkarakter Robotik: Suara hasil AI seringkali terdengar datar, tanpa ekspresi manusiawi, atau memiliki jeda yang tidak natural di tengah kalimat.
- Visual di Sekitar Wajah Terdistorsi: Perhatikan area antara rambut, telinga, dan latar belakang. Teknologi deepfake sering menyisakan efek "blur" atau bayangan kabur saat objek bergerak.
- Sumber Tidak Resmi: Pejabat negara tidak akan menggunakan akun TikTok anonim untuk menyebarkan program resmi pemerintah atau meminta masyarakat menghubungi via pesan pribadi (Direct Message).
BRI mengimbau seluruh nasabah dan masyarakat luas untuk memperkuat pertahanan digital. Jangan pernah membagikan data perbankan yang bersifat rahasia kepada siapa pun, termasuk oknum yang mengaku sebagai petugas bank atau staf kementerian.
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis
-
Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!
-
Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak
-
Butuh Suntikan Modal Usaha? BRI Sudah Kucurkan Rp31,4 Triliun KUR, Simak Cara Dapatnya
-
Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Makan Puas di Momo Paradise, Dapatkan Cashback Rp100 Ribu dengan BRImo!
-
Brand Mewah Diskon Besar-besaran di Jakarta Premium Outlet, Harga Khusus Nasabah BRI!
-
Butuh Suntikan Modal Usaha? BRI Sudah Kucurkan Rp31,4 Triliun KUR, Simak Cara Dapatnya
-
Dana Nasabah Aman, BRI Tindak Tegas Oknum yang Lakukan Investasi Bodong
-
Cicilan KPR Terasa Berat? Saatnya Lakukan Take Over BRI
-
Gunakan Kartu Kredit BRI, Raih Kesempatan Liburan Mewah Gratis ke Jepang!
-
Liburan ke Luar Negeri Bayar Belanja Bisa viaQRIS BRImo, Tidak Perlu Tukar Uang
-
Wujudkan Kendaraan Impian dengan Promo Spesial BRI KKB The Elite
-
Modal Mulai Rp1 Juta, Inilah Cara Mudah Beli Sukuk ST016 Langsung dari BRImo
-
BRI Life Buka 2026 dengan Gemilang, Rasio Klaim Jauh di Bawah Rata-Rata Industri