SuaraCianjur.id - Beberapa waktu lalu dalam sidang pembunuhan Brigadir J, JPU menanyakan soal isu pelcehan atau kekerasan seksual yang katanya dilakukan Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Isu tersebut dipertanyakan oleh JPU. JPU miliki pandangan lain soal isu pelecehan atau kekerasan seksual tersebut.
Sampai saat ini, menurut sudut pandang JPU, tidak ada saksi yang melihat ada pelecehan atau kekerasan seks yang dilakukan Brigadir J kepada Putri Candrawati.
"Bu Putri Candrawathi ini sudah tua, calon istri Brigadir J (Vera Simanjuntak) ini cantiknya bukan main," kata JPU.
"Pernah tidak kita berpikir bahwa, bisa saja yang terjadi bukan Brigadir J yang mencoba melakukan kekerasan seksual kepada Bu Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo)," katanya.
Dengan kata lain dari pendapat JPU, bisa saja yang terjadi Putri Candrawathi lah yang ingin melakukan pelecehan atau kekerasan seksual pada ajudan Ferdy Sambo, dalam hal ini Brigadir J.
"Tapi Bu Putri yang ingin melakukan pelecehan seksual terhadap ajudan dari suaminya," ucap jaksa penuntut umum.
JPU punya alasan sendiri tentang pendapatnya tersebut. JPU mengatakan dalam undang-undang, tidak harus melulu korban pelecehan tersebut merupakan kaum perempuan. Kaum pria pun bisa menjadi korban pelecehan atau kekerasan seksual.
“Kita merujuk ke pasal 1 angka 4 ya, undang-undang nomor 12 tahun 2022, tidak ada definisi korban itu harus perempuan. Korban bisa siapa saja, bahkan laki-laki pun bisa dilecehkan secara seksual. Nah sekarang yang bisa menjamin Brigadir J adalah pelaku atau korban itu siapa?" tambah jaksa penuntut umum.
Baca Juga: Bikin Gak Nyaman! Inilah 3 Alasan Mengapa Cewek Gak Suka Dengan Cowok Bucin
Pernyataan JPU itupun disambut dengan keterangan pihak keluarga Brigadir J. Melalui kuasa hukumnya, Martin Lukas Simanjuntak mengatakan jika memang Brigadir J melakukan pelecehan atau kekerasan seksual ke istri Ferdy Sambo, kenapa bukti yang mengarah ke kekerasasn seksual yang tejadi, harus di hapuskan.
"Kalau Joshua (Brigadir J) memang seorang pelaku kekerasan seksual, kenapa bukti-bukti malah dihilangkan?. Sementara, tuduhan kekerasan seksual membutuhkan bukti," ucap.
Martin pun menegaskan jika memang ada bukti pelecehan atau kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir J ke Putri Candrawathi, seharusnya segera dilaporkan. Namun yang terjadi malah Brigadir J yang dibunuh.
"Kenapa gak dilaporkan (jika Brigadir J melecehkan Putri) ? Atau kalau memang tidak dilaporkan, ya jangan dibunuh," ucapnya. (*)
Sumber : tasikmalaya.suara.com
Artikel ini telah tayang di tasikmalaya.suara.com, dengan judul : Diduga Hasrat Memuncak Putri Candrawathi yang Tak Dapat Kepuasan dari Brigadir J: Gak Kebayang Malunya Ferdy Sambo sampai ke Ubun-Ubun
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Masalah Keluarga, Adik Hujamkan Pisau Garpu ke Kakak Kandung dan Istri di Tanggamus
-
Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?
-
Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram
-
Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS
-
Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU
-
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan
-
Novel Hafalan Shalat Delisa, Ketika Kehilangan Menjadi Ujian Keikhlasan
-
Warga Semarang Siapkan Payung, BMKG Prakirakan Hujan Merata di Pulau Jawa Hari Ini
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global