SuaraCianjur.Id,- Terjebak dalam hubungan terlarang memang ngeri-ngeri sedap, ungkapan ‘cinta tak pernah salah’ kerap kali terlontar dari seseorang yang sudah memiliki pasangan, namun jatuh hati kepada orang ketiga.
Memang perasaan cinta tak pernah bisa ditebak kapan datang dan kapan perginya. Namun terjebak dalam hubungan bersama orang ketiga, seperti merasakan kembali yang namanya jatuh cinta.
Tapi perlu diingat hubungan tersebut sangatlah tidak sehat, segalanya dipertaruhkan terutama nama baik diri sendiri di mata publik.
Namun menjadi yang kedua tentulah memiliki tekanan tersendiri dalam hidupmu. Agar hubungan terlarang itu tidak berkelanjutan dan masalah itu menjadi lebih besar lagi, maka cobalah untuk menerapkan beberapa hal berikut:
1. Pikirkan perasaan pasangannya
Cobala untuk memposisikan dirimu sebagai pasangan dari orang yang dicintai. Apakah kamu akan tetap baik-baik saja atau tidak jika mengetahui pasanganmu menjalin hubungan selingkuh secara diam-diam dibelakangmu. Maka cari dan dapatkan jawaban itu sendiri sebagai motivasi untuk meninggalkannya.
2. Menjauhlah dari dunianya
Setelah berpikir, maka langkah selanjutnya untuk menajuh dari si dia secara perlahan-lahan, karena jika dilanjutkan hanya akan menyiksa diri sendiri. Apalagi jika terjadi komunikasi yang intens. Cobalah untuk menerapkan konsep putus yang benar-benar putus. Mulai dari memutuskan semua jalur komunikasi dengannya, termasuk menjauhi dunia sekitarnya yang bisa membuat teringat padanya.
3. Yakin bisa bahagia tanpanya
Baca Juga: Peneliti: Kopi Arabika Bantaeng Memiliki Cita Rasa Khas Dengan Nilai Sempurna
Sebelum hadir di hidupmu, kehidupan yang dijalani telah dipenuhi kebahagiaan. Jadi sekarang saat dirinya pergi, jangan biarkan ada yang berubah dan tetaplah dalam kondisi yang bahagia seperti tidak terjadi apa-apa. Jangan kecewakan dirimu dengan hal yang tidak penting karena telah melakukan kesalahan.
4. Jangan pernah goyah dengan bujuk rayunya
Pasangan yang selingkuh cenderung sangat mudah mengelurkan jurus yang membuatmu luluh. Entah dengan perkataannya yang memelas atau dengan kekuatan bualannya untuk membuatmu tetap berada di sampingnya.
Jika terjadi maka yakinlah kalau semua itu hanyalah omong kosong, yang berusaha untuk membujuk dengan semua tipu dayanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Waspada Penipuan! Nama Kapolresta Bandar Lampung Dicatut di TikTok
-
Gubernur Bobby Nasution Tolak Teken Proyek Mark Up
-
Bajing Loncat yang Viral di Panjang Akhirnya Diciduk Polisi
-
'Pengadilan Jadi Dagelan', Kritik Keras Mahfud MD di 28 Tahun Reformasi
-
Capek, Serba Salah, Kurang Tidur: Realita Dokter Muda di Resident Playbook
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Geger! Artis Twisha Sharma Tewas Misterius di Rumah, Diduga Disiksa Suami yang Seorang Pengacara
-
Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun
-
Sinopsis The Evil Lawyer, Netflix Sajikan Pertarungan Hukum dan Manipulasi
-
Makin Panas, Makin Banyak AC: Mengapa Kota Tetap Perlu Solusi Iklim Kolektif?