SuaraCianjur.id - Nasib istri Irjen Ferdy Sambo saat ini di ujung tanduk. Bagaimana tidak, nama Putri Candrawathi kini malah ikut terseret suaminya yang sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.
Satu per satu kebohongan yang dilakukan pasangan "sutradara" Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, terbongkar juga.
Kebohongan keduanya dibongkar oleh sejawat di Polri yang ingin kasus ini terang benderang.
Setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai dalang pembunuhan Brigadir J, kini tinggal nasib Putri Candrawathi di hadapan hukum yang akan segera menyusul sang suami
Kabareskrim, Komjen Agus Andrianto mengatakan, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi diduga ikut membuat skenario dan membuat laporan soal pelecehan yang dilakukan Brigadir J.
Atas kebohongan pelecehan Brigadir J, Putri Candrawathi bisa dijerat pidana karena membuat laporan palsu.
Jenderal bintang tiga tegas mengatakan, pihaknya menyerahkan nasib Putri Candrawathi kepada timsus.
"Nantinya, timsus akan menentukan status hukum istri Irjen Ferdy Sambo," ujar Komjen Agus, Sabtu (13/8).
Dari banyak saksi yang dimintai keterangan, posisi Brigadir J sejak tiba di Duren Tiga berada di taman sebelum akhirnya dieksekusi mati oleh anak buah Ferdy Sambo.
Artinya jelas Agus, semua saksi melihat Brigadir J tak masuk ke dalam rumah usia mengantar Putri Candrawathi ke rumah dinas Irjen Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Dari kesaksian itu, tudingan pada Brigadir J masuk ke dalam kamar Putri melakukan pelecehan seksual dan menodongkan pistol tidak terbukti.
Rekaman CCTV juga memperkuat jika Brigadir J tak masuk ke dalam rumah dinas Irjen Sambo.
"Semua saksi kejadian melihat Brigadir J berada di dalam rumah, tapi di taman pekarangan depan rumah," ungkap Agus.
Brigadir J baru masuk ke dalam rumah kata Agus, setelah Irjen Ferdy Sambo tiba di rumah dinas.
Setelah itu, Irjen Ferdy Sambo memberikan perintah Brigadir J masuk ke dalam rumah yang kemudian dieksekusi.
"Almarhum J masuk saat dipanggil ke dalam oleh FS," kata Agus.
Bareskrim Polri sebelumnya menghentikan laporan polisi tentang Putri Candrawathi yang menjadi korban pelecehan Brigadir J. (Antara)
Berita Terkait
-
POPULER: Obrolan Mahfud MD di Podcast Terbukti, Alasan Polisi Cabut Laporan Istri Irjen Ferdy Sambo Soal Pelecehan Seksual Brigadir J
-
Kronologi Detik-detik Tewasnya Brigadir J, Panggilan Terakhir dari Sang Atasan Berujung Penembakan
-
Alasan LPSK Putuskan untuk Beri Perlindungan Darurat Terhadap Bharada E
-
Perkembangan Kasus Brigadir J Terkini, Polri Tempat 16 Perwira Polri di Tempat Khusus
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik