SuaraCianjur.Id,- Setelah viral sebuah video seorang wanita mengenakan mobil Mercedes Benz tapi ketahuan mencuri beberapa cokelat kemasan di minimarket Alfamart pada hari Minggu (14/8) kemarin, menimbulkan pertayaan besar bagi masyarakat.
Bahkan beberapa warganet menduga kalau wanita tersebut mengidap klepto atau kleptomania yang membuatnya tertarik untuk mencuri barang-barang dengan harga yang tidak mahal.
Video berdurasi singkat yang tersebar di berbagai media sosial itu sendiri diunggah kembali oleh akun instagram @tante.rempong.official. Dalam video tersebut menunjukkan seorang wanita dengan kemeja kotak-kotak itu sedang dimintai pertanggungjawaban oleh beberapa pegawai minimarket tersebut.
Sementara itu, ibu-ibu yang ketahuan mencuri beberapa cokelat tersebut merasa tidak terima dan marah kepada para pegawai minimarket.
Kendati demikian pegawai minimarket tetap berusaha supaya wanita tersebut mau mengakui dan membayar cokelat yang telah diambilnya.
"Coba lihat dulu mana? Kenapa Ibu enggak jujur, bayar dulu lah," ucap salah satu pegawai minimarket dalam video tersebut.
Sebab ketahuan akhirnya wanita tersebut mengaku kalau telah mengambil beberapa cokelat tersebut.
"Ya, oke, saya bayar," ucap ibu-ibu tersebut.
Setelah itu, banyak yag mempertanyakan berapa harga dari cokelat yang wanita curi tersebut. Jika melihat dari penampilannya, seharusnya tidak sulit untuk membayar barang yang diambil.
Baca Juga: Kisah Dibalik Batu Batikam, Asal Mula Musyawarah di Minangkabau
Jenis cokelat yang dicuri wanita itu merupakan produk Dairy Milk Cashew Nut 90 g. Berdasarkan beberapa sumber E-commerce dan situs minimarket, harga cokelat ini berkisar RP27.000 sampai Rp30.000, tergantung tempat yang menjualnya.
Harga yang terbilang tidak begitu mahal tersebut yang membuat warganet sedikit geram.
"Wkwkw gaya elit ekonomi sulit," komentar akun @riri_febry25.
"Penyakit sih, klepto itu gak kenal dia kaya/miskin ya namanya penyakit dia mau ambil aja padahal beli juga mampu banget dia," komentar akun @festidewanata17.
"Malu-maluin jual tu mobil buat borong cokelat," komentar akun @_uciii2621.
"Bermercy pengen cokelat tapi sulit," komentar akun @uushayatunnufus.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Pegawai Alfamart vs Wanita Pencuri Cokelat: Gasss Bang!
-
Bukan Cuma Hotman Paris dan Arief Muhammad, Giring PSI Juga Mau Berikan Bantuan Hukum dan Moril untuk Karyawan Alfamart
-
Hotman Paris Bela Kasir Alfamart yang Berseteru dengan Ibu Pencuri Cokelat, Warganet Girang: Kawal sampe Baju Oren!
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
5 Kejutan Trailer Dune: Part Three, Ada Robert Pattinson Tampil Manglingi
-
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?
-
Cek Stok dan Harga Bapokting di Pasar Gede, Ini Temuan Wali Kota Solo
-
Dentingan Sekolah Angker
-
5 Parfum Wanita Wangi Manis, Segar, dan Mewah di Bawah Rp250 Ribu
-
Dari Salatiga untuk Dunia: Kilau Post Modeling Pukau Gema Raya Putrajaya Fashion Week 2026 Malaysia
-
14 Hari Menantang Aspal: Kisah Pilu Saeful Nekat Jalan Kaki Cikarang-Kebumen Usai Uang Mudik Dicopet
-
Sinopsis Film Dune: Part Three, Robert Pattinson Jadi Antagonis
-
DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru
-
Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific