- Gangguan listrik aliran atas terjadi di lintasan Stasiun Jurangmangu hingga Pondok Ranji pada Senin sore, 4 Mei 2026.
- Kerusakan teknis tersebut menyebabkan operasional Commuter Line terhenti dan sistem pendingin udara di dalam kereta tidak berfungsi.
- PT KCI telah mengerahkan tim teknis ke lokasi kejadian guna melakukan perbaikan agar jadwal perjalanan segera kembali normal.
Suara.com - Linimasa media sosial mendadak riuh oleh keluhan para penumpang Commuter Line pada Senin (4/5/2026) sore.
Gelombang protes dipicu kendala mati listrik yang menimpa sejumlah rangkaian kereta api listrik secara mendadak.
Kondisi tersebut, menurut penuturan penumpang yang terjebak, membuat mereka merasa sangat tidak nyaman karena sistem pendingin kereta ikut mati.
VP Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Karina Amanda, mengatakan titik gangguan prasarana berada di lintasan antara Stasiun Jurangmangu dan Stasiun Pondok Ranji.
Kendala pada Listrik Aliran Atas (LAA) ini mengakibatkan perjalanan kereta di lintas tersebut mengalami stagnasi yang cukup signifikan.
"Gangguan di jam 16.30," ungkap Karina saat dikonfirmasi Suara.com melalui pesan WhatsApp.
Tim teknis telah diterjunkan ke lokasi guna menanggulangi kerusakan yang terjadi pada komponen vital tersebut.
"Saat ini masih dalam penanganan petugas. Kami mohon maaf atas terjadinya gangguan tersebut," jelas Karina lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, proses normalisasi jalur masih terus diupayakan agar jadwal keberangkatan kereta dapat kembali selaras seperti sedia kala.
Baca Juga: Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik
Pengguna yang saat ini terjebak di dalam rangkaian kereta pun dimohon bersabar menunggu proses perbaikan selesai.
Berita Terkait
-
Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik
-
KPK Kembali Periksa Staf Ahli Eks Menhub, Dalami Peran di Kasus Rel Kereta
-
Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas