SuaraCianjur.id, - Momen unik dan menarik serta jarang terjadi muncul di acara Jawara Fashion Street yang digelar di halaman Kantor Bupati Subang. Momen tersebut ialah hadirnya Kapolres Subang AKBP Sumarni yang mengenakan pakaian bermotif batik jumputan dengan nuansa awan, dan bergambar bunga-bunga.
Jika biasanya terlihat gagah dengan baju dinas kepolisiannya, kali ini Kapolres Subang itu terlihat anggun.
Ia pun turut meramaikan Jawara Fashion Street, dengan bergaya seperti model dan berjalan di atas karpet merah. Ia memperlihatkan pakaian yang dikenakannya pada para penonton.
"Saya di acara Jawara Fashion Week ini memakai batik jumputan. Tentunya kami bangga bisa memperkenalkan produk-produk kaum milenial hasil binaan dari Polres Subang," ujar Sumarni.
Pakaian batik yang dikenakannya ini, merupakan hasil karya kaum milenial yang berada di Kabupaten Subang. Mereka merupakan binaan Sumarni langsung.
Mengadaptasi dari gelaran acara Citayam Fashion Week, menjadi sebuah alasan Sumarni untuk turut memeriahkan acara Jawara Fashion Street di Subang tersebut.
"Saya sering menonton Fashion Week yang ada di Jakarta kemarin. Jadi kemarin itu hanya ikut memeriahkan saja. Akan tetapi kita lebih kepada pengenalan brand lokalnya. Lihat sendiri kan betapa bagus dan sopan,” katanya.
Dari pakaian batik asli Subang hasil binaannya itu, Sumarni bermaksud untuk mempromosikannya. Sehingga, dalam acara Jawara Fashion Week ia pun berkesempatan menampilkan batik tersebut.
Menurut Sumarni, batik jumputan hasil binaannya itu juga sudah pernah ia tampilkan belum lama ini di pameran Jakarta Convention Center (JCC).
Baca Juga: Meriah, Gebyar LLDIKTI Wilayah IV Kembali Digelar
"Kami kenalkan juga untuk masyarakat luas, kemarin kami tampilkan di pameran JCC dari tanggal 10 sampai 14 Agustus dalam kegiatan pameran kreasi UMKM Bhayangkari," bebernya.
Sementara itu, dengan hadirnya acara Jawara Fashion Week di Kabupaten Subang, Sumarni memberikan pesan kepada kaum milenial agar terus berkarya dan terus menonjolkan kearifan lokal.
"Saya berpesan kepada masyarakat khususnya warga Kabupaten Subang, ayo terus berkarya dan tentunya juga membeli produk-produk lokal. Karena barang lokal tidak kalah bagusnya dengan produk-produk lain," kata dia.
Sebagai informasi, pada acara Jawara Fashion Week di Subang tersebut seluruh peserta diikuti oleh Forkopimda Subang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Subang. Uniknya, seluruh peserta menggunakan batik asli hasil pengembangan UMKM Subang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
Dugaan Aniaya Warga Rupat: Copot Ipda ES Belum Cukup, Anggota Lain Harus Ditahan