SuaraCianjur.id- Potensi sektor pertanian di wilayah Jawa Barat Selatan khusunya di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur memiliki potensi besar untuk mengangkat perekonomian.
Disebutkan kalau pertanian di wilayah Sindangbarang, Cianjur masih mendominasi disbanding dengan sektor lainnya. Ada sekitar 90 persen masyarakatnya merupakan petani padi, jagung, maupun kacang-kacangan.
Menurut Camat Sindangbarang, Indra Sunggara mengatakan sejumlah hasil pertanian dari wilayah itu telah dijual ke beberapa wilayah di luar Provinsi Jabar. Contohnya adalah jagung yang dijual ke daerah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Kualitas jagung dan kacang tanah dari wilayah ini cukup bagus dan layak untuk dijual ke luar,” ucap Indra, di Kantor Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Rabu (17/8/2022) mengutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Indra melanjutkan, sektor kacang tanah dari Sindangbarang akan menjadi salah satu komoditas unggulan yang akan terus dikembangkan. Dari hasil penelitian oleh Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur menyebutkan, kacang tanah dari wilayah itu memiliki kualitas yang sangat baik.
“Kacang tanah dari sini lebih pulen, mungkin karena ditanam di pesisir pantai. Kita olah juga menjadi minyak kacang tanah. Ini yang akan kita jadikan komoditas unggulan. Ke depannya mudah-mudahan bisa diekspor karena hasil dan kualitasnya bagus,” jelas Indra.
Soal hambatan, menurutnya masih berada di sisi Sumber Daya Manusia (SDM).
“Petani itu masih ikut-ikutan, jadi kalau musim jagung ikut menanam jagung. Belum ada yang fokus ke kacang tanah. Padahal jika fokus itu dapat meningkatkan hasil pertaniannya,” kata dia.
Untuk meningkatkan SDM maka pihaknya, akan melakukan kerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, juga Kementerian Pertanian.
Baca Juga: Mahfud MD Ngaku Punya Setumpuk Data Soal Kasus Brigadir J: Itu Sangat Sensitif
“Supaya ada program-program pelatihan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas dari komoditas. Misalkan kacang tak hanya menghasilkan minyak saja, tapi ke depan bisa dibuat apa saja yang lebih kreatif. Saya pikir itu yang bisa diangkat ke depannya,” tambahnya.
Selain sektor pertanian, dari sektor perikanan yang berada di wilayah Sindangbarang pun turut digenjot, salah satunya budi daya Udang.
“Perikanan di wilayah ini banyak lokasinya, di antaranya di Jayanti. Di sini ada pula tambak udang tersebar di empat titik, yakni di Hegarsari, Pasir Dudukuy, juga terdapat di lahan milik TNI AU di Cikalapa, serta di Makalaksana. Semuanya menjadi potensi untuk investor masuk,” terang Indra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
6 Bedak Murah Anti Luntur, Makeup Tetap Flawless Meski Terkena Air dan Keringat
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut