SuaraCianjur.id- Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui ketangguhan Viktor Axelsen dalam pertandingan perempat final tunggal putra Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022.
Bertanding di Lapangan 1 Tokyo Metropolitan Gymnasium, Ginting kalah 10-21 dan 10-21. Pada awal gim pertama, Axelsen langsung meraup empat poin beruntun.
Ginting yang tak tinggal diam mencoba melancarkan berbagai serangan. Smash menyilang Anthony Ginting kembali membuat Axelsen tak berkutik, hanya saja wakil Indonesia masih tertinggal 5-8.
Akibat beberapa kesalahan yang dilakukan oleh Ginting dalam pengembalian shuttle kock keluar dari area permainan lawan, membuat Axelsen unggul 11-5 di interval gim pertama.
Selepas jeda, Ginting berusaha bangkit tapi permainan Axelsen sangat apik. Sangat sulit mencari celah pemain rangking satu dunia tersebut.
Hingga akhirnya babak pertama dalam pertandingan tersebut dimenangkan Axelsen dengan skor mencolok 21-10.
Memasuki gim kedua, Axelsen kembali mendulang poin 4-1, sebelum smash keras Ginting memaksa pemain Denmark tersungkur di lapangan untuk menyamakan kedudukan 6-6.
Axelsen yang memang tampil prima selepas interval gim kedua, Ginting berusaha keras mengejar poin Axelsen. Bahkan dirinya harus jatuh bangun untuk mengembalikan smash dari pemain Denmark.
Perjuangan keras Ginting ternyata tak cukup menghentikan lawannya dan harus menang 21-10. Dengan demikian rekor pertemuan Axelsen vs Ginting kini semakin melebar menjadi 10-4.
Baca Juga: Waduh, Akibat Melakukan Kesalahan Para Anggota Polisi Ini Jadi Dibuat Tegang Semua!
Dari Catatan BWF selama pertandingan Ginting vs Axelsen kali ini berlangsung selama 41 menit. Viktor Axelsen akan menghadapi Chou Tien Chen yang telah mengalahkan wakil Indonesia lainnya, Jonatan Christie.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat
-
9 Rekomendasi Sunscreen Cegah Flek Hitam untuk Pria
-
Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga
-
Anggaran Pendidikan Naik Rp50,9 Triliun, SD-SMP Gratis Harus Segera Direalisasikan!
-
Bikin Murka Publik! Tampang Ajudan Gubernur Maluku Serka La Rahimu yang Hina Monyet ke Mahasiswa
-
Pertalite Belum Dibatasi, Bahlil: Masih Dikaji untuk Sasar Orang Kaya
-
Saham BYAN Anjlok Parah Usai Isu Akusisi Dibantah Manajemen
-
Ulasan Moon in the Day: Kisah Dendam yang Mengikat Kehidupan Lintas Zaman
-
HP Sering Panas? Ketahui Pemicu dan Cara Mengatasinya!
-
Modus Angkat Timses Jadi Honorer Disorot, DPR Dukung Kemendagri Stop Rekrutmen Staf Pemda