SuaraCianjur.id- Publik Twitter memberikan tanggap dari postingan seorang ibu yang mengaku kalau anaknya yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) di drop out (DO) oleh sekolahnya.
Seorang ibu muda tersebut mencurahkan uneg-unegnya lantaran anaknya di DO oleh pihak sekolah. Banyak netizen yang penasaran sekolahnya berada di daerah mana.
“Sekolahnya di mana tu?” tanya seorang warga Twitter, seperti yang dilihat Selasa (22/8/2022).
Salah seorang warganet lantas menjawab, seolah mengetahui lokasi sekolah tersebut.
“Tk swasta du Palembang,” cuit akun @nind***
“Sungguh mengejutkan jika ini terjadi di plg,” kata akun @this***
“Lokasinya JM Simpang Patal,” ucapk akun bernama @ra***
Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang anak TK di DO secara sepihak oleh sekolah tanpa ada surat peringatan yang diebrikan oleh mereka kepada pihak orang tuanya.
Anaknya di DO lantaran karena sang Ibu dinilai telah menjelek-jelekan pihak sekolah melalui media sosial. Ibu ini melontarkan keluhannya bukan tanpa sebab karena tempat sekolah anaknya itu kerap gonta-ganti guru dan staff.
Baca Juga: Kesehatan Mental Anda Bermasalah? Coba Kategori Makanan Ini Biar Mentalmu Lebih Baik
Dalam video yang viral di media sosial Tiktok, sang Ibu yang bernama Rebecca ini menyampaikan kalau ia bersama ibu-ibu lainnya, merasa tak nyaman dengan kebijakan sekolah selalu mengganti guru. Bahkan dalam kurun waktu satu hingga dua bulan sekolah terseut selalu mengganti guru hingga beberapa kali.
"Anak baru sekolah satu sampai dua bulan itu guru bisa ganti tiga sampai empat kali," ujar sang Ibu seperti yang dilihat di Tiktok.
Menurutnya, untuk seumuran anak yang masih TK akan sangat sulit beradaptasi dengan guru yang baru.
Dari hal itulah Rebecca beserta ibu lainnya mencoba untuk bertemu dengan pihak sekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature