SuaraCianjur.id- Beberapa faktor yang harus diperhatikan oleh orang tua, ketika anak terlahir ke dunia. Rasa bahagia harus diiringi dengan ketelitian untuk melihat kondisi anaknya dalam setiap pertumbuhannya.
Tumbung kembang sang anak sangat penting menjadi perhatian orang tua di awal-awal karena akan mempengaruhi kehidupan sang anak hingga besar.
Salah satu yang harus diperhatikan yakni dengan melihat gejala atau ciri-ciri yang bisa menunjukan apakah anak tersebut berkebutuhan khusus atau tidak.
Meskipun masih banyak orang yang menganggap, kalau anak berkebutuhan khusus (ABK) itu sama dengan anak autisme. Autisme merupakan salah satu dari sekian banyak kebutuhan khusus pada anak yang banyak orang belum tahu istilahnya.
ABK merupakan anak-anak dengan kinerja yang lebih unggul serta membutuhkan pengayaan atau pengajaran yang lebih menantang, untuk mencapai titik potensi mereka yang maksimal.
Hal itu dikarenakan mereka mengalami kesulitan dalam belajar, adanya gangguan fisik atau dari sisi sensorik. Bahkan perilaku mereka yang perlu kita asah atau bentuk dalam pendidikan yang khusus agar bisa membantunya mendapatkan metode belajar yang tepat.
Beberapa kategori ABK yang sering kita temui adalah seperti autisme, buta-tuli, ketulian, gangguan pendengaran, disabilitas intelektual, gangguan emosi, dan masih banyak lagi.
Umumny ciri ABK jarang bisa fokus kontak mata ketika melakukan interaksi. Terkadang saat kita mencoba melihat ke arah matanya, mereka akan memalingkan pandangannya dan melihat sekeliling. Sebab mereka tidak merasa nyaman bila harus memandangi suatu objek dalam waktu yang lama.
Hal itu pun membuat mereka semakin sulit untuk berkomunikasi. Tak jarang mereka hanya mengucapkan kata yang mereka dengar saja. Sehingga jarang mengucapkan kata yang tepat dengan konteks komunikasi.
Baca Juga: Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Tersangka Lainnya Kini Tidak Bisa Bohong Lagi
Dalam dosenpsikologi.com menyebutkan bahwa anak yang kesulitan belajar karena individu yang memiliki gangguan pada satu atau lebih kemampuan dasar psikologi. Karena mereka sulit belajar, maka kamus kata yang dimilikinya pun akan sedikit dan semakin sulit untuk berkomunikasi.
Ciri lain dari ABK adalah mereka suka untuk menyendiri. Mereka bukan orang yang suka untuk bersosialisasi dengan keramaian, orang baru, bahkan orang tuanya sendiri. ABK cenderung memiliki dunianya sendiri dan sering asik dengan hal itu.
Meskipun mereka cenderung emosional, tidak jarang sisi emosional mereka terganggu. Emosional bukan hanya sekedar amarah, melainkan ada perasaan seperti kesepian, sedih, depresi, hingga merasa berbeda.
Setiap anak yang memiliki kebutuhan khusus tentu saja memiliki gejala yang berbeda-beda dengan urutan yang tidak sama pula. Maka kenali anak lebih jauh lagi demi kehidupannya yang lebih baik.
Kontributor: Hisyam Irsyaad
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati