/
Senin, 12 September 2022 | 16:25 WIB
Ilustrasi mayat. [Antara] (Foto Ilustrasi)

SuaraCianjur.id – Seorang pria berinisial DR (22) dilaporkan meloncat dari lantai tiga gedung Biliiard Sky, Kabupaten Cianjur, pada hari Sabtu (10/9) sekitar pukul 23.40 WIB.

Setelah melakukan pengecekan identitas diketahui kalau korban merupakan warga Kampung Panembong Kaler,  Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur kota, Kabupaten Cianjur.

Pihak Kapolsek Cianjur Kota, Kompol H Faisal telah mengkonfirmasi peristiwa tersebut.

“Memang benar ada seorang pria berinisial DR yang jatuh di gedung lantai tiga biliard sky, sekitar pukul 23.40 WIB,” ujar Faisal, Senin (11/9/2022).

Saksi yang merupakan teman korban bernama Asep dan Ade menceritakan, kalau awalnya mereka berdua hendak menyusukl DR yang tidak kembali dalam waktu lama dari toilet.

Kemudian mereka berdua berinisiatif untuk menyusul korban. Namun setelah pintu diketuk berulang kali tak ada jawaban apapun dari DR.

Merasa cemas, lantas Asep bersama Ade segera mendobrak pintu toilet. Saat pintu terbuka, kedunya tidak melihat rekannya tersebut. Mereka malah melihat jendela yang terbuka lebar.

“Karena itu, Asep langsung berfirasat DR sudah loncat lewat jendela,” jelas Faisal.

Sekitar pukul 00.20 WIB, Asep bersama beberapa orang petugas keamanan segera melakukan pengecekan ke belakang gedung Billiard Sky, tepatnya di Gang Batagor Ihsan.

Baca Juga: Tak Ada Kapasitas Ketua Komnas HAM Lempar Isu Dugaan Putri Candrawathi Tembak Brigadir J, Pakar: Cari Panggung Apa Lagi

“Waktu kami cek, ternyata benar korban sudah ada dibawah dan diduga meloncat, melihat kondisi Korban yang parah kemudian pihak keamanan Sky segera menghubungi Polsek Cianjur Kota,” kata dia.

Pihak Polsek Cianjur Kota yang menerima laporan tersebut segera mendatangi lokasi. Pada saat ditemukan kondisi korban sudah kritis, dengan luka pada wajah, tangan, dan kaki yang patah.

“Pas kami sampai, korban udah gak sadar diri dengan luka cukup parah,” kata Kompol Faisal.

Saat dibawa ke RSUD Cianjur, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

“Anggota piket sudah membawa korban ke RSUD Cianjur, namun korban meninggal dunia pada saat sampai ke RSUD Cianjur,” tutupnya.

Load More