/
Jum'at, 16 September 2022 | 17:59 WIB
Rumah pemuda Madiun yang diduga terlibat hacker Bjorka (Foto Istimewa / Suara.com / Foto: Beritajatim)

Kata sang Ibu, anaknya bekerja dengan berjualan es Thai Tea di Desa Pintu, Kecamatan Dagangan. Agung sendiri tidak mungkin sebagai Bjorka karena dirinya tidak memiliki komputer.

"Kita orang tidak punya untuk makan sehari-hari saja repot," tuturnya pada Kamis (15/9) kemarin.

Prihatin juga mengungkapkan kalau anaknya tidak pernah bepergian keluar kota. Bahkan MAH hanya memiliki ponsel saja. Ia juga cenderung sebagai anak yang pendiam dan jarang mengeluh.

Dengan latar belakang itu, Prihatin tak percaya jika anaknya adalah seorang peretas.

Bjorka Tertawa

Bjorka pun sempat menyidir pemerintah usai menangkap seorang pemuda dari Madiun.  

Dalam komentarnya di media sosial, Bjorka sempat mentertawakan jika pemuda tersebut bukanlah dirinya. Bahkan menyindir dua akun di media sosial yang dianggap telah salah memberikan informasi soal dirinya.

"Lol (tertawa), Pemerintah Indonesia merasa telah berhasil mengidentifikasi diriku berdasarkan misinformasi dari Dark Tracer yang telah memberikan layanan palsu ke Pemerintah Indonesia. Anak ini sekarang ditahan dan diinterogasi oleh Pemerintah Indonesia. Untuk Dark Tracer, ini adalah dosamu memberikan informasi yang salah ke para idiot," tulis Bjorka yang ditulis Bahasa Inggris kemudian diterjemahkan, seperti dikutip pada hari Kamis (15/9) kemarin.  

Sumber: Suara.com

Baca Juga: Duet Covid Obrak-abrik Gawang Barito Putera Bikin Persib Pesta Gol, Jimat Kemenangan Luis Milla Ampuh

Load More