SuaraCianjur.id- Ada cara untuk mengatasi kolestrol agar seumur hidup tidak mengkonsumsi obat. Cara ini dibagikan dalam tips kesehatan dari dr.Zaidul Akbar.
Bagi para penderita kolesterol, tak sedikit selama hidupnya bergantung kepada obat untuk menjaga kadar kolesterolnya suapay tidak naik.
Kalau kolestrol dibairkan dan tidak ditangani, akan menyebabkan penyakit yang cukup berbahaya bagi si penderitanya.
Maka dari itu dr. Zaidul Akbar turut membagikan tips kesehatan soal cara mudah tanpa obat untuk atasi kolesterol sekaligus mengembalikan keseimbangan.
Jenis obat bernama statin bukanlah hal yang asing bagi para penderita kolestrol. Namun tak menutup kemungkinan jika kerap mengkonsumsi obat jenis tersebut, akan memberikan efek sampaing yang bisa menyebabkan risiko munculnya penyakit jantung.
“Kolesterol itu bahan baku hormon yang ada pada semua kelenjar-kelenjar ketika di stop di bagian atas, maka yang terjadi adalah suplai hormon atau kolesterol akan bermasalah ke semua organ,” terang dr. Zaidul Akbar mengutip dari kanal YouTube Assabil Channel, Senin (19/9/2022).
Itulah alasan kenapa obat jenis statin bisa memberikan risiko munculnya penyakit jantung.
“Itu sebabnya obat-obat jenis kolesterol sekalipun kalo dibaca efeknya dan ini disampaikan juga oleh FDA (Food and Drug Administration) di Amerika Serikat bahwa memang obat-obat golongan statin itu bisa meningkatkan risiko kena penyakit jantung,” kata dr.Zadul Akbar.
Sehingga ada tips kesehatan dari dr.Zaidul Akbar, soal solusi untuk mengatasi kolesterol tanpa harus bergantung pada obat.
“Dengancara apa? Bantu dengan puasa dan kasih kolesterol yang baik sehingga dia bisa balance lagi, simpel sebenarnya,” ungkap dr. Zaidul Akbar.
Menurut dr.Zaidul Akbar ada jenis kolestrol baik yang bisa dikonsumsi setiap hari, contohnya adalah minyak zaitun. Selain itu bisa juga mengkonsumsi buah alpukat, minyak VCO atau minyak kelapa.
“Anda memberikan herbal itu pun nanti cuma sekedar tambahan tapi yang harus dikerjakan adalah mendetoks tubuhnya sendiri dengan cara menyuplai bahan baku yang bagus untuknya dan mengikuti bagaimana pola Nabi, salah satunya tidak terlalu banyak makan,” jelas dr. Zaidul Akbar.
Tag
Berita Terkait
-
Tips Kesehatan Bikin Obat Herbal dari Bahan Ini, Cukup Sebesar Kelingking Orang Dewasa Batuk dan Flu Terusir!
-
Tips Kesehatan, Kata dr.Zaidul Akbar 2 Jenis Bahan Herbal Ini Bisa Bersihkan Paru-Paru dari Lendir Kotor!
-
Hati-hati Sama 3 Jenis Makanan Ini Kata dr.Zaidul Akbar Bisa Bikin Masalah Pada Pencernaan dan Saraf Otak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026