SuaraCianjur.id- Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) mencium aroma adanya upaya dari Putri Candrawathi, untuk memanfaatkan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), untuk melindungi dirinya dari kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J.
Menurut Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi, jika istri dari Ferdy Sambo itu bisa memanfaatkan UU TPKS supaya dirinya tampak terlihat sebagai korban dari dugaan pelecehan seksual yang harus mendapatkan perlindungan.
Menurut Edwin, secara tegas pihaknya menolak adanya tindakan tersebut. Karena jika itu dilakukan Putri, maka mencederai undang-undang yang sebelumnya diperjuangkan para aktivis perempuan.
"Jadi (Putri) upaya menggunakan instrumen lain UU TPKS untuk mendapat justifikasi sebagai korban itu, itu yang kami tolak tidak boleh dong," terang Edwin melansir dari Kompas.com, Minggu (25/9/2022).
Bahkan Edwin secara tegas mengatakan, kalau UU TPKS dibuat bukan untuk orang seperti Putri Candrawathi. Sebelumnya ia telah terbukti berbohong dengan
Laporan palsu, soal dugaan pelecahan lyang dilakukan Brigadir J.
Edwin menambahkan, UU TPKS dibuat untuk melindungi para korban yang sebenarnya, bukan korban palsu.
"Undang-Undang TKPS bukan untuk melindungi orang-orang seperti (Putri) ini, untuk melindungi korban sebenarnya, melindungi real korban, bukan korban fake, korban palsu," ungkapnya secara tegas.
UU TPKS menurut Edwin tidak ada kesalahan, namun ada saja oknum yang menyalahgunakan produk hukum, dengan cara memanipulasi fakta dan memanfaatkan keadaan yang ada, untuk menyelamatkan kepentingan diri sendiri.
"Enggak ada yang salah sama UUnya. Tapi kalau orang mau memanipulasi fakta, mau memanfaatkan instrumen yang ada untuk kepentingannya ya ada saja," kata dia.
Keunikan Putri Candrawathi
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi, menyebut kalau Putri Candrawathi merupakan seorang pemohon perlindungan yang unik, selama LPSK berdiri.
Sejak awal mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK, Putri belum sama sekali memberikan keterangan sepatah kata pun kepada Lembaga tersebut.
Edwin mengatakan, istri Ferdy Sambo itu satu-satunya yang tidak mau memberikan informasi apapun soal dugaan pelecehan seksual.
"Ibu PC pemohon perlindungan yang paling unik, soal kasus kekerasan seksual yang saya tangani, dan pembuktian secara hukum. Satu-satunya pemohon sepanjang LPSK berdiri yang tidak bisa, tidak mau menyampaikan apapun kepada LPSK," ungkap Edwin.
Yang menjadi uniknya adalah, bahwa Putri yang membutuhkan LPSK untuk perlindungan tapi tak mamu memberikan keterangan apapu kepada mereka. Ini yang membuat mereka heran.
Dirinya mengaku, selama dirinya berada di LPSK baru kali ini ada pemohon seperti Putri Candrawathi.
"Padahal dia yang butuh LPSK, hanya Ibu PC pemohon yang seperti itu selama 14 tahun LPSK berdiri," kata Edwin.
Tag
Berita Terkait
-
Mantan Kabais, Satu Lembaga Ini Bisa Ambil Bagian Penyidikan di Kasus Pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo
-
Keunikan Putri Candrawathi, Satu-satunya Orang yang Bikin LPSK Heran, Butuh Perlindungan Tapi...
-
Mengejutkan! Kamaruddin Simanjuntak Mengaku Didekati Pihak Ferdy Sambo, Sampai Ditawari Hal Licik Ini
-
Ternyata Jenderal Inilah Sosok Saksi Kunci Penting di Kasus Upaya Halangi Penyidikan Kematian Brigadir J
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Jepang Buyarkan Kemenangan Depan Mata Belanda
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
-
Viral! Alisson Becker vs Gabriel Ribut Usai Gol Maroko, Blunder atau Miskomunikasi?
-
5 Fakta Pesta Gol 7-1 Jerman atas Curacao: Ulangi Rekor Saat Bantai Brasil
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?