SuaraCianjur.id- Kapolres Batanghari yang dijabat oleh AKBP M Hassan dicopot oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan dimutasikan ke Yanma Polri.
Pencopotan itu diduga akibat ulah yang dilakukan oleh AKBP Hassan. Hal itu pun langsung mendapatkan tanggapan dari Polda Jambi.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto, mengatakan pencopotan terhadap AKBP M Hassan karena buntut laporan seorang perempuan karena menyalahgunakan rumah dinas Kapolres untuk hal yang tidak wajar.
Atas laporan tersebut, AKBP M Hassan sudah menjalani sidang disiplin yang digelar oleh Polda Jambi.
"Yang bersangkutan sudah diberi sanksi disiplin berupa teguran tertulis dan penundaan untuk mengikuti pendidikan," kata Mulia.
Mulia juga mengatakan, mutasi personel tersebut dilakukan dalam rangka kepentingan organisasi dan pneyegaran untuk pembinaan karir para personel anggota kepolisian.
Kini Polres Batanghari akan dipimpin oleh AKBP Bambang Purwanto.
“Semoga amanah dengan jabatan baru yang didapatkan dan bisa membawa Polres Batanghari menjadi lebih baik lagi," jelas Mulia Prianto, seperti dikutip dari keterangannya Senin (26/9) kemarin.
Sebelumnya ada kabar menybutkan kalau AKBP M Hassan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Batanghari oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: Ternyata Ini Tujuan BIN Rekrut Anak Muda Berbakat Spesifikasi Hacker
AKBP Bambang Purwanto ditunjuk sebagai Kapolres Batanghari baru untuk menggantikan AKBP M Hassan.
Kapolri juga turut melakukan mutasi terhadap sejumlah perwira yang berada di lingkungan institusi Polri, yang tertuang dalam surat telegram nomor: ST/2046/IX/KEP./2022 per tanggal 24 September 2022.
Mutasi terhadap sejumlah personel kepolisian dalam rangka pensiun dan menunjuk sejumlah pati untuk mengemban jabatan baru.
Berita Terkait
-
Kombes Ade Ary Syam Indradi Ditunjuk Kapolri Jadi Kapolres Jaksel, Ternyata Pernah Jadi Staf Pribadi 3 Jenderal Ini
-
Kapolri Mutasi 30 Pati dari Irjen Sampai AKBP, Muncul Nama Kombes Ade Ary Syam Indradi Jadi Kapolres jaksel.
-
Benarkah Ferdy Sambo Punya Kartu As Biar Terbebas dari Jeratan Hukum atau Dipakai Selamatkan Putri Candrawathi?
-
Lantang Kritik Kasus Ferdy Sambo, Susno Duadji Ngaku Kerap Diteror Tapi Tidak Takut: Kasus Ini Very Simpel
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA