Pasti diantara kita masih banyak yang belum memahami apa itu Sex Positivity. Pemahaman tentang seksualitas sangat penting untuk diketahui oleh setiap kalangan, terutama pasangan suami isteri.
Apabila kita lihat kembali sejarah, filsuf psikoanalisa Sigmund Freud (1858) pernah membahas tentang konsep seksualitas dan psikoseksual (sex positivity).
Meski demikian, konsep sex positivity mulai diketahui masyarakat dunia akhir-akhir ini. Hal tersebut karena adanya suara yang dilakukan oleh selebritas internasional diberbagai media sosial.
Dilansir dari @tabu.id pada selasa (27/09/2022) Berikut ini apa yang dimaksud dengan sex positivity dan apa yang dapat dilakukan oleh kita sebagai individu?
Pada postingan @tabu.id slide ke-2 dijelaskan apa definisi dari sex positivity? Nah, jadi sex positivity merupakan suatu gerakan yang bertujuan untuk mengajak orang-orang disekitar kita supaya memiliki sikap positif tentang seksualitas.
Tujuan dari gerakan ini ialah mengubah cara pandang yang awalnya menganggap bahwa seksualitas itu tabu untuk dibicarakan, menjadi obrolan yang alami dan biasa dibicarakan.
Sikap dari Sex Positivity diantaranya:
1. Komunikasi tentang kebutuhan seksual kepada pasangan, termasuk berani berdikusi dengan pasangan untuk menggunakan alat kontrasepsi;
2. Tidak malu untuk takut untuk mempelajari hal-hal terkait kesehatan seksual dan seksualitas;
Baca Juga: Inilah Skema Pengamanan Kakorlantas Polri Jelang G20 di Bali, Termasuk Latihan Sama Paspampres
3. Memahami persetujuan dan menghargai tubuh dan otonomi tubuh setuap orang;
4. Memperjuangkan keadilan bagi hak-hak kelompok minoritas seksual yang seringkali terpinggirkan.
Selanjutnya sikap sex positivity akan membuat Anda mampu menunjukan keterbukaan untuk mempelajari hal-hal baru seputar seksualitas.
Hal yang awalnya terasa canggung, akan tetapi sangat penting untuk dibicarakan dari hati ke hati bersama pasangan suami-istri.
Tidak sedikit pasangan suami istri yang canggung ketikan membicarakan tentang seksualitas, padahal itu sangat penting untuk dibahas bersama pasangan untuk menjaga keharmonisan.
Oleh karena itu, cobalah kita membukan cara pandang kita tentang seksualitas. Pahamilah bahwa perkara seksualitas bukan hal yang negatif dan merupakan bagian dari kehidupan manusia.
Dengan memahami sex positivity, juga membantu kita dalam memastikan kesehatan reproduksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan