News / Nasional
Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:08 WIB
Film Pesta Babi. Mama Sinta kecewa wajahnya ditampilkan tanpa izin dalam "Pesta Babi. (Instagram/watchdoc_insta)
Baca 10 detik
  • Mama Sinta melaporkan Ketua LBH Merauke berinisial JTW ke Polda Metro Jaya pada 29 Mei 2026.
  • Laporan tersebut terkait dugaan pelanggaran Pasal 65 juncto 67 UU Perlindungan Data Pribadi dalam film dokumenter.
  • Mama Sinta merasa dirugikan karena wajahnya muncul dalam film Pesta Babi tanpa izin maupun pemberitahuan sebelumnya.

Suara.com - Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Yasinta Mowend alias Mama Sinta, membuat melaporkan Ketua LBH Merauke berinisial JTW. Adapun, laporan tersebut buntut film dokumenter Pesta Babi.

Adapun laporan tersebut teregisterasi dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 29 Mei 2026. Ketua LBH Merauke dilaporkan terkait Pasal 65 juncto 67 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Penasihat hukum Mama Sinta, Hamonang Daulay, mengatakan laporan ini dibuat untuk perorangan. Satu orang yang dilaporkan adalah Ketua LBH Merauke.

“Ini yang kita laporkan adalah untuk perorangan. Ketua LBH Merauke, Jhon. Ini inisialnya adalah JTW,” kata Hamonang di Polda Metro Jaya, Jumat (29/5/2026) malam.

Sementara itu, Mama Sinta mengaku dirinya sakit hati lantaran film tersebut diputar di setiap wilayah.

Sementara itu, tidak ada izin yang diminta kepadanya dari pihak film tersebut.

“Mereka putar film pesta babi itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali. Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan,” kata Mama Sinta.

"Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati," lanjutnya.

Mama Sinta menuturkan dirinya ada dalam film Pesta Babi saat dirinya diajak ke Jayapura oleh seorang pria bernama Tigor.

Baca Juga: Viral! Mama Papua Kecewa, Suara dan Wajahnya Dipakai Tanpa Izin di Film Pesta Babi

“Yang ajak saya ke Jayapura untuk ikut kegiatan itu, itu Bang Tigor. Jadi, setelah kita selesai kegiatan, dia ajak kita untuk nonton film Pesta Babi,” ucapnya.

“Jadi, pada saat itu saya tahu saja mau potong babi betulan, ternyata kita naik di Aula Maranatha, ternyata film yang diputar itu judulnya film Pesta Babi. Ah, di situ ada wajah saya,” imbuhnya.

Mama Sinta mengatakan, dirinya sama sekali tidak diberitahu soal dirinya dilibatkan dalam film dokumenter tentang tanah Papua itu.

Sebabnya ia terkejut saat wajahnya ada dalam film tersebut.

“Tidak ada sama sekali. Saya kaget pada saat nonton itu tanggal 8 bulan 4. Saya sendiri ketemu itu wajah saya di situ, pada saat mereka putar film itu, Pesta Babi,” tandasnya.

Load More