SuaraCianjur.id- Ancaman dari Panglima Jenderal TNI Andika Perkasa bagi para anggotanya yang terbukti melakukan tindakan kekerasan dalam tragedi Kanjuruhan Malang tampaknya tak main-main.
Ia tidak segan akan mempidankan jika ada anak buahnya yang terbukti melakukan tindak kekerasan dalam kejadian maut yang terjadi usai pertandingan Arema FC vs Persebaya pada hari Sabtu (1/10) kemarin.
Jenderal Andika Perkasa mengatakan itu usai sebuah video yang beredar di media sosial dan viral. Dalam tayangan video itu, memperlihatkan tindak kekerasan yang dilakukan aparat berseragam TNI terhadap suporter Aremania.
Dalam video tersebut tampak seorang yang diduga sebagai anggota TNI, melakukan tendangan sepeti Kungfu dari arah belakang kepada penonton.
Menanggapi soal viralnya video tersebut, Jenderal Andika menegaskan sejauh ini pihaknya telah melakukan langkah-langkah proses yang sesuai dengan aturan yang ada di TNI. Pihaknya juga melakukan investigasi.
Menurutnya, tindakan kekerasan yang dilakukan diduga aparat berseragam TNI itu sangat berlebihan dan diluar batas kewenangannya.
"Jadi kalau KUHP Militer pasal 126 sudah kena, belum lagi KUHPnya. Jadi kami tidak akan mengarah pada disiplin tetapi kepada pidana. Karena memang itu sudah sangat berlebihan," jelas Jenderal Andika.
Soal proses hukum, Andika juga mengatakan akan dilaksanakan langsung oleh pihak dari Mabes TNI. Dirinya janji segera akan menuntaskan hal tersebut dalam waktu cepat.
"Kami juga sambil menunggu nih apabila ada video-video lain yang bisa dikirim ke kami, siapa tahu ada penonton yang saat itu juga mengambil video yang bisa menjadi bahan melengkapi investigasi dan proses hukum kami," jelasnya.
Baca Juga: Mami Online Mengaku Dikasih Duit Saat Terakhir Kali Bertemu Rizky Billar
Panglima TNI akan segera melakukan tindaklanjut soal video-video yang tersebar di media sosial. Pihaknya kini sedang mengumpulkan dan melakukan investigasi atas video yang beredar di media sosial, hingga viral.
"Karena memang tidak boleh terjadi lagi dan bukan tugas mereka untuk melakukan yang terlihat di video itu," kata dia.
Sementara iut, sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md juga sudah meminta kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, untuk menyelidiki soal kekerasan yang dilakukan oleh oknum aparat TNI dalam tragedi Kanjuruhan.
Mahmud MD mengatakan, sejauh ini dengan menetapkan tersangka merupakan langkah jangka pendek untuk mengungkap tragedi maut yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.
Bahkan pemerintah juga sudah membentuk tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPI). Menko Polhukam sendiri yang akan memimpin tim yang bertugas untuk mengungkap tragedi Kanjuruhan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?