/
Senin, 03 Oktober 2022 | 14:16 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (Foto Ilustrasi / Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraCianjur.id- Belasan anggota Polisi saat melakukan pengamanan di Stadion Kanjuruhan Malang, diperiksa oleh Inspektorat Khusus (Itsus) dan Divisi Propam Polri. Para anggota diperiksa soal tragedi maut Kanjuruhan hingga menewaskan 125 orang.

Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, mengungkapkan kalau sejauh ini sudah sekitar 18 anggota kepolisian yang telah dilakukan pemeriksaan.

"Tim pemeriksa Bareskrim untuk secara internal tim dari Itsus dan Propam, sudah melakukan pemeriksaan dan ini dilanjutkan pemeriksaan sudah memeriksa anggota yang terlibat langsung dalam pengamanan," jelas Irjen Pol Dedi saat konpres di Malang, Senin (3/10/2022).

Anggota yang diperiksa itu yang bertanggung jawab atau operator yang memegang pelontar.

"Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 18 orang anggota yang bertanggung jawab atau operator pemegang senjata pelontar," sambungnya.

Dalam tragedi ini, pelepasan gas air mata yang terjadi saat insiden itu turut menjadi sorotan dan menjadi materi yang turut didalami.

"Kemudian saat ini mendalami terkait masalah manajer pengamanan mulai dari pangkat perwira sampai pamen, sedang didalami," kata dia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga sebelumnya telah berbicara data terbaru dari jumlah korban yang meninggal akibat peristiwa tersebut.

Berdasarkan dari pengecekan Disaster Victim Identification (DVI) dan Dinkes Malang, 125 orang dinyatakan meninggal dalam tragedi maut kemarin. Berebda dengan catatan sebelumnya, karena ada data ganda.

Baca Juga: Dokpol Polri Ungkap Total Jumlah Korban di Tragedi Kanjuruhan Malang Capai 455 Orang, Ini Rinciannya

"Hasil dari verifikasi terakhir dengan data yang ada di Dinkes baik kabupaten/kota terkonfirmasi sampai saat ini terverifikasi korban meninggal jumlahnya dari awal diinformasikan 129 orang, saat ini data terakhir dari hasil pengecekan tim DVI dan Dinkes jumlahnya 125 orang. Karena ada yang tercatat ganda," terang Kapolri di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (2/10) kemarin.

Pihak kepolisian akan melakukan pendalaman lebih lanjut dan nanti hasi dari investigasi akan disampaikan kepada seluruh masyarakat.

"Tentunya kami melakukan langkah lanjutan dengan tim DVI dan penyidik untuk melakukan pendalaman lebih lanjut, untuk menginvestigasi secara tuntas. Yang jelas kami akan serius dan mengusut tuntas dan tentunya terkait proses penyelenggaraan dan pengamanan," kata Kapolri.

Load More