/
Rabu, 05 Oktober 2022 | 14:41 WIB
Kondisi Lesti Kejora yang dirawat di rumah sakit usai mengalami dugaan KDRT oleh Rizky Billar. (Foto Istimewa)

SuaraCianjur.id- Tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Rizky Billar kepada Lesti Kejora disebut kepolisian termasuk yang paling parah.

Kepolisian menilai tindakan yang telah dilakukan oleh Rizky Billar dinilai cukup parah, jika melihat sejumlah luka yang diterima oleh Lesti Kejora,

Tulang leher yang dialami oleh Lesti Kejora disebut bergeser, bahkan hingga mendapatkan luka di bagian sensitif tubuhnya.

"Untuk KDRT memang ini yang paling parah," ungkap Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi seperti dikutip dalam kanal YouTube KH Infotainment, dilihat pada hari Rabu (5/10/2022).

Nurma tidak menyebutkan secara detail luka paling parah terdapat pada bagian organ yang mana.

Lesti Kejora bukan hanya mengalami luka pada bagian wajah, tangan, kaki, dan leher saja, tapi ada kabar terdapat luka pada bagian sensitif tubuhnya.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, luka yang diterima oleh Lesti Kejora akibat KDRT yang diduga dilakukan oleh Rizky Billar itu tak bisa disampaikan kepada publik.

Karena itu merupakan bagian dari aurat tubuhnya.

"Ada luka-luka itu memang tidak diperlihatkan ke media karena merupakan bagian yang beliau katakan adalah sensitif, aurat, tertutup," kata Zulpan.

Baca Juga: Besok! Rizky Billar Diperiksa Polisi, Berikut Pertanyaan yang Akan Diajukan

Penyidik mengklaim sudah mengantongi bukti foto terkait luka-luka yang dialami oleh Lesti Kejora. "Tidak kita perlihatkan, tetapi penyidik telah memiliki foto-foto," jelasnya.

Menurutnya, cara Rizky Billar yang membanting Lesti di kamar mandi membuat leher Lesti harus mendapatkan perawatan.

"Lalu tangannya ditarik ke kamar mandi kemudian dibanting akibatnya lehernya digips," terang Zulpan.

"Kalau untuk unsur pidananya ini kekerasan dalam rumah tangga," lanjutnya.

Sementara itu, meskipun Lest Kejora sudah keluar dari rumah sakit, namun dirinya masih membutuhkan waktu untuk proses pemulihan. Termasuk penyembuhan rasa trauma atas perlakukan suaminya tersebut.

Load More