SuaraCianjur.id- Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan, ditemui oleh sekelompok perwakilan suporter sepakbola seluruh Indonesia.
Pertemuan itu terjadi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta pada hari Kamis (6/10/2022).
Mereka meminta agar ti tersebut bisa bekerja secara serisu, adil dan objektif.
Maka jika hasil kinerja yang dilakukan oleh TGIPF, perwakilan suporter turut mengancam akan menggelar aksi revolusioner.
Bahkan menurut perwakilan dari suporter Bonek, Andie Peci aksi tersebut akan tergelar bilamana temuan dari TGIPF tidak menghasilkan temuan yang bisa menjawa keadilan bagi para korban yang sudah berjatuhan.
"Kalau kami tidak mendapatkan hasil yang adil buat suproter, kami tentu akan melakukan gerakan yang revolusioner,” tegas Andie Peci dalam jump apers, seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (6/10/2022).
“Gerakan yang luar biasa terutama untuk federasi sepak bola nasional, PSSI dan sebagainya," jelas Andie.
Dalam pertemuan itu juga mereka menyampaikan sejumlah masukan soal tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang.
Para suporter mendesak supaya peristiwa yang menewaskan 131 orang itu untuk segera diselesaikan secara terang benderang.
Baca Juga: Dokter Puspa Bantah Jadi Selingkuhan Rizky Billar Malah Dukung Lesti Kejora
"Segera mungkin diselesaikan, tidak hanya sekedar diselesaikan tapi memang harus terang benderang. Siapa yang harus bertanggung jawab, hukumannya apa dan sebagainya, dan itu segera diputuskan," kata Andie.
Kemudian para suporter juga meminta ada perubahan sejati yang lebih baik terhadap dunia sepakbola Indonesia.
"Soal keinginan dari suporter seluruh Indonesia, tentang perubahan sejati sepak bola nasional ke depan. Agar kejadian Kanjuruhan tidak terulang dan tragedi lainnya," pinta Andie.
Sementara itu, perwakilan dari TGIPF, Akmal Marhali menyatakan sangat terbuka terhadap masukan dari masyarakat.
“Ini merupakan lingkungan moral yang sangat besar sekali dari para suporter yang menjadi korban 131 orang di Stadion Kanjuruhan. Tapi kita berharap kedepannya suporter menjadi pahlawan penyelamatan sepakbola Indonesia," terang Akmal.
Termasuk TGIPF turut menyambut baik berbagai masukan dari para suporter bola Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Legenda Laga Hollywood Chuck Norris Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Artinya Apa? Banyak yang Salah, Ini Makna dan Jawaban Benarnya
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
7 Jawaban Sopan Saat Ditanya 'Kapan Nikah' Saat Lebaran, Biar Nggak Canggung
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Bingung Balas Ucapan Minal Aidin Wal Faizin? Ini 5 Jawaban Terbaik dan Penuh Makna