SuaraCianjur.id- Ketika istri sedang dalam kondisi hamil masih banyak pertanyaan apakah melakukan hubungan intim aman atau tidak terhadap kandungan.
Untuk melakukan hal yang satu ini, memang suami istri harus banyak yang diperhatikan. Satu diantaranya adalah soal keamanan saat berhubungan intim.
Melakukan hubungan intim bukan sebuah halangan bagi ibu hamil. Dam aktifitas seksual ini memang aman dilakukan selama kandungan ibu sehat, kuat dan masih dalam pengawasan dokter.
Hubungan seksual pada ibu hamil biasanya tergantung dengan kebutuhan masing-masing pasangan. Bahkan bagi beberapa ibu hamil, menginginkan lebih banyak untuk melakukan hal itu, karena merasakan kebahagiaan ketika melakukannya.
Menurut Dokter Boyke, seperti melansir dari Youtube Net.TV, Kamis (6/10/2022) menyebutkan, kalau manfaat dari berhungan badan ketika hamil, bukan hanya memberikan kepuasan terhadap pasangan. Tapi juga memberikan kebaikan untuk kandungan.
“Seks yang membahagiakan itu pasti bagus untuk kehamilan. Karena sang istri merasa senang dan secara psikologis akan lebih santai dan merasa menjadi wanita yang dihargai oleh pasangan,” kata Dokter Boyke.
Meskipun begitu, ibu hamil harus tahu waktu yang pas utnuk melakukan hubungan intim, supaya tidak membahayakan janin.
Cek kondisi kepada dokter dan riwayat kehamilan, wajib dilakukan sebelum berhubungan suami istri. Menurutnya untuk tiga bulan awal disarankan untuk tidak melakukan hubungan pasutridi atas ranjang.
“Biasanya di trimester pertama jangan dulu deh, tapi kalau ibu hamilnya sehat-sehat aja, kita anjurkan boleh kok berhubungan badan mau seminggu inggin berapa kali? dua kali, is okay,” terang Boyke.
Adapun waktu yang paling baik untuk rajin melakukan hubungan badan adalah ketika memasuki trimester kedua.
Menurut Dokter Boyke, pada waktu tersebut kandungan ibu sudah menjadi lebih sehat dan kuat. Termasuk istri sudah bisa berenergi dan lebih bergairah.
Mitos jika berhubungan badan ketika hamil akan menyakiti sang bayi adalah tidak benar.
Namun orgasme yang terjadi pada ibu hamil, mungkin dapat menyebabkan keguguran. Tapi hal ini akan terjadi terhadap para ibu yang kandungannya sangat sensitif.
Ketika mencapai ejakulasi pada sang pria, boleh dikeluarkan di luar Rahim. Atau diperbolehkan juga untuk dikeluarkan di dalam. Hal ini supaya hormone yang terdapat pada sperma, bisa merangsang mulut rahim dan membantu proses persalinan ibu.
Terutama pada kehamilan yang postmature atau kehamilannya melebihi 40 minggu. Maka sangat dilanjutkan, untuk sering-sering melakukan hubungan seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Ahn Hyo Seop Akan Hadiri Oscar Pertamanya Berkat KPop Demon Hunters
-
5 Rekomendasi Deodoran Tahan Lama, Anti Bau untuk Silaturahmi Lebaran
-
Dari THR ke Gadget Baru: Menemukan Hadiah Diri yang Pas di Bulan Ramadan
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta
-
BRI Gandeng Yakult Lady: Digitalisasi Transaksi UMKM dan Dukungan Kesejahteraan Melalui QRIS
-
BRI Siaga Lebaran 2026: Kantor Cabang, BRImo, hingga Agen BRILink Siap Layani Nasabah
-
BRI Pastikan Akses Perbankan Tetap Mudah Selama Libur Idul Fitri 2026
-
Transaksi Tetap Lancar Saat Libur Lebaran, BRI Andalkan BRImo dan Jaringan ATM Nasional
-
BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang dan Ekosistem Digital untuk Layanan Lebaran
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam