SuaraCianjur.id- FIFA segera akan berkantor di Indonesia, usai tragedi Kanjuruhan Malang, yang menewaskan 131 orang.
Federasi tertingi sepak bola dunia ini akan berkantor di tanah air, usai pemerintah bersama FIFA akan membentuk transformasi dalam persepakbolaan Indonesia.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi membeberkan surat yang dikirimkan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino, pasca keduanya terlibat komunikasi melalui saluran telepon pada hari Senin (3/10) kemarin.
"FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia," terang Jokowi melansir dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, seperti dilihat Sabtu (8/10/2022).
Presiden Jokowi menyampaikan kalau FIFA, akan berkantor di Indonesia untuk menjalankan proses tersebut.
"FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut," katanya.
Kemudian, Presiden Jokowi juga memaparkan jika FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bersama pihak pemerintah Indonesia, akan berkolaborasi untuk mencapai tujuan.
Adapun tujuan itu sebagai berikut:
(1) membangun standar keamanan stadion di seluruh stadion yang ada di Indonesia;
Baca Juga: Bertepatan Sama Penyematan Mahkota Raja Baru Inggris, Kemungkinan Jadwal Final Piala FA Diundur
(2) memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional;
(3) melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan serta komitmen bersama;
(4) mengatur jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi risiko yang ada; serta
(5) menghadirkan pendampingan dari para ahli di bidangnya.
Sementara tu, Presiden Jokowi menyatakan jika FIFA, tidak memberikan sanksi bagi dunia sepakbola tanah air, terkait dengan terjadinya tragedi Kanjuruhan Malang.
Gianni Infantino disebut-sebut akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat.
"Nanti, Presiden FIFA akan datang ke Indonesia pada Oktober atau November untuk berdiskusi dengan pemerintah,” kata Jokowi.
Seperti yang diketahui,dunia kini sedang menyoroti 131 orang yang meninggal dunia, akibat kericuhan yang terjadi di Stadion Malang, pada hari Sabtu(1/10) lalu.
Tragedi tersebut terjadi ketika gas air mata dilepaskan kepada arah penonton yang ada di tribun. Alhasil mereka berebut pintu keluar hingga berdesakan dan kabarnya da yang terinjak, hingga memakan korban.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!
-
Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi