SuaraCianjur.id- Bekam adalah teknik pengobatan dengan cara mengeluarkan darah yang mengandung toksin, dengan tujuan agar badan kembali bugar dan fit
Namun ternyata berbekam tidak dianjurkan kepada seseorang yang menderita beberapa penyakit yang disebutkan oleh dr.Zaidul Akbar.Menurutnya ada penyakit tertentu yang tidak disarankan untuk dilakukan bekam.
Menurut dr.Zaidul Akbar ada beberapa penyakit dan juga kondisi medis bagi seseorang yang tidak disarankan untuk melakukan tekni pengobatan yang satu ini.
Seseorang yang menderita anemia berat kata dr.Zaidul Akbar tidak disarankan untuk melakukan bekam, seperti dikutip dari YouTube Sehat Sunnah, Rabu (12/10/2022).
“Sebagai kontra indikasi mutlak biasanya orang-orang dengan anemia berat, tidak disarankan untuk berbekam,” kata dr. Zaidul Akbar
Zaidul Akbar juga melanjutkan, orang yang tidak disarankan untuk dilakukan teknik bekam yakni seseorang yang memiliki riwayat kejang, dengan kondisi vitalitas tubuh turun.
Tak hanya itu kata dr.Zaidul Akbar orang yang mengidap HIV juga turut disarankan supaya tidak melakukan bekam. Meskipun dibolehkan maka harus dilakukan secara ketat.
Orang yang dinyatakan positif terjangkit virus HIV karena berhubungan dengan darah. Sehingga jangan sampai terjadi atau membuat luka.
“Biasanya itu kita sarankan untuk sangat-sangat protektif pada orang-orang yang kena HIV,” jelas dr. Zaidul Akbar.
Baca Juga: Sulit Bawa Miras di Kanjuruhan Setiap Pintu di Jaga Polisi
Bagi ibu yang sedang dalam kondisi hamil biasanya ada beberapa kondisi yang tidak disarankan, karena tidak diketahui titik mana saja yang menjadi titik merangsang kontraksi.
Bagi Ibu hamil besar diatas enam bulan kata dr.Zaidul Akbar juga tidak disarankan untuk berbekam.
Selain dair beberapa kondisi di atas menurut dr. Zaidul Akbar kalau memiliki luka seperti panu, koreng juga disarankan untuk tidak berbekam terelbih dahulu.
Termasuk bagi seseroang yang sedang menderita sakit tumor pun tidak boleh, termasuk bagi orang yang memiliki tekanan rendah.
“Jadi bekam memang bagus tapi ada beberapa penyakit yang saya sebutkan tadi untuk tidak berbekam,”pungkas dr. Zaidul Akbar.
Berita Terkait
-
Tumbuhan Ini Kata dr.Zaidul Akbar Bisa Kembalikan Fungsi Ginjal Biar Tidak Sampai CUci Darah
-
Buah Mangga Bisa Jadi Obat Kolestrol Kalau Diolah Pakai Resep dari dr.Zaidul Akbar
-
Begini Cara Efektif Buang Racun dalam Tubuh ala dr. Zaidul Akbar
-
Selain Sunnah, Konsumsi Madu dan Kurma Efektif Perbaiki Sikulus Haid
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Akhir dari Pelarian Kiai Cabul, Ashari Diringkus di Wonogiri
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Sempat Buron, Detik-Detik Penangkapan Kiai Cabul di Pati Berlangsung Dramatis
-
Gibran Bakal Menengok Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Labuhan Maringgai
-
5 Pilihan HP Kamera Zoom Terbaik 2026, Bidik Jarak Jauh Tanpa Blur
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah