SuaraCianjur.di- Merespon tuduhan soal keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pimpinan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, menyampaikan jawabannya dalam konferensi pers yang dilaksanakan di kampus UGM.
Rektor UGM Ova Emilia, secarategas mengatakan kalau Presiden Jokowi adalah benar alumni dari UGM.
Sehingga pihak dari Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) dalam hal ini Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, memberikan ucapan terimakasihnya kepada segenap civitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM), karena telah memberikan klarifikasi soal itu.
Ditegaskan kalau ijazah S1 milik Presiden Jokowi dari Faktultas Kehutanan adalah asli.
“Terima kasih kepada Rektor UGM sudah ikut menjernihkan informasi tidak benar dari pihak-pihak yang ingin mendiskreditkan pemerintah khususnya Presiden Jokowi,” kata Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, Rabu (12/10/2022) seperti dikutip dari Suara.com.
Menurut Habib Syakur dirinya meminta kepada Bambang Tri Mulyono untuk dilakukan preoses hukum. Apa yang disampaikan soal ijazah Presiden Jokowi palsu adalah tidak benar.
“Jika apa yang disampaikan Bambang Tri hoaks. Sebaliknya Polisi ambil tindakan hukum,” tegas dia.
Dirinya bahkan menilai, apa yang sudah dilontarkan oleh Bambang Tri bisa membuat gaduh dan kemungkinan bisa saja menimbulkan polemic yang baru di masyarakat.
Dirinya khawatir saat narasi negatifini berkembang di tengah publik, maka mereka yang tidak suka dengan Presiden Jokowi akan melakukan pergerakan mereka.
Baca Juga: Teror Ular Ular Hijau Ekor Merah Satu Balita Jadi Korban
Bahkan bukan tidak mungkin, akan mendiskreditkan pemerintahan yang sah. Bisa juga menyerukan mosi tidak percaya dalam penyelenggara pemilu.
Seperti yang sudah diinformasikan, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia sudah memberika jawaban atas isu yang beredar.
Banyak yang mempertanyakan kembali soal ijazah milik orang nomor satu di Indonesia tersebut. Tuduhan dari seseorang itu adalah tidak benar.
Ova juga menyampaikan kalau Presiden Jokowi memang alumni Prodi S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), pada angkatan tahun 1980.
Sementara itu Presiden Jokowi lulus dari UGM di tahun 1985. Tentu saja ada bukti dokumen soal kelulusan tersebut.
"Bapak Ir. Joko Widodo, adalah alumni Prodi S1 di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, angkatan tahun 1980. Bapak Ir. Joko Widodo dinyatakan lulus UGM tahun 1985 sesuai ketentuan dan bukti kelulusan berdasarkan dokumen yang kami miliki," beber Ova.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Drama The Witch: Antara Kutukan dan Luka yang Diciptakan Manusia
-
Peran Jatmiko Dikuliti KPK, DPRD yang Diduga Terlibat Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran