- Throughput IPC TPK Kuartal I-2026 capai 850.768 TEUs, tumbuh tipis 0,9%.
- Volume domestik naik 3,5% berkat tingginya konsumsi selama Ramadan dan Idul Fitri.
- Kinerja operasional tetap terjaga 24/7 meski ada pembatasan angkutan barang mudik.
Suara.com - Anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), membukukan kinerja operasional yang solid sepanjang kuartal I-2026. Perseroan mencatatkan total arus peti kemas (throughput) sebesar 850.768 TEUs, tumbuh 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 843.187 TEUs.
Capaian ini dinilai mencerminkan resiliensi operasional perusahaan di tengah tantangan logistik selama momentum Idul Fitri, termasuk adanya kebijakan pembatasan angkutan barang jalan raya untuk mendukung arus mudik.
Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini merupakan hasil dari langkah antisipatif dan optimalisasi operasional yang terukur.
"IPC TPK telah mengoptimalkan aktivitas bongkar muat menjelang periode pembatasan, serta memastikan percepatan arus barang pasca pembatasan berakhir. Strategi ini meminimalkan potensi penumpukan di terminal," ujar Pramestie di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Berdasarkan data perusahaan, segmen domestik menjadi motor penggerak utama. Volume peti kemas domestik melonjak 3,5% secara tahunan (year-on-year) dari 623.532 TEUs menjadi 645.084 TEUs pada Maret 2026. Tren positif ini didorong oleh kuatnya konsumsi rumah tangga dan distribusi barang dalam negeri selama Ramadan dan Idul Fitri.
Namun, kinerja berbeda tampak pada arus peti kemas internasional yang terkontraksi 6,4% menjadi 205.684 TEUs. Penurunan ini dipicu oleh penyesuaian jadwal pelayaran global serta dinamika distribusi lintas negara. Secara bulanan, arus bongkar muat pada Maret 2026 juga tercatat turun 14% menjadi 250.352 TEUs akibat imbas periode pembatasan logistik nasional.
Meski terdapat fluktuasi secara bulanan, IPC TPK mencatat pertumbuhan throughput yang cukup merata di berbagai area kerja strategis seperti Teluk Bayur yang tumbuh 5,3%, Panjang naik 2% daerah Pontianak tumbuh 1,6% dan area Tanjung Priok yang naik tipis 1%.
Untuk menjaga keandalan layanan, operator terminal yang beroperasi di enam wilayah Indonesia ini tetap menyiagakan layanan 24/7 di seluruh area kerja.
"Ke depan, kami akan memperkuat kolaborasi dan perencanaan berbasis data guna memastikan kelancaran logistik nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi," pungkas Pramestie.
Baca Juga: Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru
-
IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham
-
Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg
-
Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS
-
5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta