SuaraCianjur.id- Dalam pembacaan berkas dakwaan dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofrianysah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022), terungkap sikap dari Putri Candrawathi.
Jaksa penuntut umum (JPU) mengungkap dalam surat dakwaannya kalau Putri Candrawathi bersikap cuek, ketika Brigadir J ditembak di rumah dinas Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7) lalu.
Seperti yang diketahui, dalam kasus pembunuhan tersebut melibatkan Putri Candrawathi, Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf.
JPU juga menyebut kalau Brigadir J tewas sekitar pukul 17.16 WIB usai dikesekusi dengan tembakan.
Usai melakukan eksekusi, kemudian Ferdy Sambo mendatangi istrinya, yang saat itu berada di dalam kamar rumah dinas Duren Tiga.
Putri Candrawathi dibawa oleh Ferdy Sambo keluar dari rumah, dengan cara merangkul kepala Putri.
Dirinya meminta kepada Bripka Ricky Rizal buat mengantarkan Putri Candrawathi ke rumah pribadi yang berada di Jalan Saguling Jakarta Selatan.
Pada pukul 17.17 WIB, istri dari Ferdy Sambo itu masih sempat untuk mengganti pakaiannya. Padahal Putri disebutkan dalam berkas dakwaan tersebut turut terlibat dalam pembunuhan Brigadir J.
Putri awalnya menggunakan sweater berwarna cokelat dengan celana legging hitam. Kemudian ketika keluar dari rumah dinas, menggunakan pakaian blus kemeja berwarna hijau dengan motif garis-garis hitam. Lalu mengenakan celana pendek berwarna hijau garis hitam-hitam.
Baca Juga: Persidangan Ferdy Sambo Cs Dimulai, Keluarga Brigadir J Siapkan Mental Berharap Semua Jujur
“Saksi Putri Candrawathi dengan tenang dan acuh tak acuh cuek pergi meninggalkan rumah dinas Duren Tiga nomor 46, diantar oleh saksi (Bripka )Ricky Rizal untuk menuju ke rumah Saguling,” terang JPU.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
ESDM: Kegempaan Gunung Awu di Kepulauan Sangihe Meningkat
-
Rumah yang Tak Pernah Selesai Dibangun: Catatan Luka Seorang Anak Perempuan Fatherless
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
5 Hatchback Bekas 50 Jutaan Layak Dipertimbangkan: Nyaman dan Stabil!
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik yang Cocok Dipakai Kerja dan Aktivitas Harian, Cek di Sini!
-
Tanya Soal Jasa Medis, Wartawan di Palu Malah Dimaki Pejabat: Mau Berteman atau Cari Masalah?