SuaraCianjur.id- Dalam berkas dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa penuntut umum (JPU) mengungkapkan kalau Ferdy Sambo sempat melakukan penembakan terhadap kepala Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Hal itu dilakukan Sambo untuk memastikan ajudannya sudah tewas atau belum. Akibatnya peluru tersebut merusak bagian otak dari almarhum Brigadir J.
Berkas dakwaan dibacakan oleh JPU dalam persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022).
Dalam berkas dakwaan tersebut terungkap pada hari Jumat (8/7) sekitar pukul 17.11 WIB, Ferdy Sambo tiba di rumah dinas Jalan Duren Tiga.
Sambo yang datang dengan penuh kemurkaan memanggil Bripka Ricky Rizal dan Brigadir J. Dia juga memerintahkan Bharada E untuk menyiapkan senjata dan mengokangnya.
Ferdy Sambo kemudian memegang leher dari Brigadir J. Lalu mendorongnya ke depan hingga saling berhadapan.
Ferdy Sambo memerintahkan terhadap Brigadir J untuk jongkok. Brigadir J juga disuruh utnuk mengangkat tangannya. Perintah untuk menembak Brigadir J pun keluar.
“Woy! Kau tembak! Kau tembak cepaaat! Cepat woy kau tembak!’,” ujar JPU di PN Jaksel seperti yang dilihat dari Youtube Polri TV.
Bharada E lalu menembak dengan menggunakan Glock 17, sebanyak tiga atau empat kali. Brigadir J jatuh bersimbah darah.
JPU mengungkapkan, kalau Brigadir J sempat meronta kesakitan usai ditembak. Maka dari itu Ferdy Sambo kemudian menembak satu kali kepala Brigadir J. Hal itu dilakukan untuk memastikan kalau Brigadir J telah tewas.
“Menembak sebanyak satu kali mengenai tepat kepala bagian belakang sisi kiri korban Nofriansyah Yosua Hutabarat hingga korban meninggal dunia. Tembakan Ferdy Sambo tersebut menembus kepala bagian belakang sisi kiri korban,” kata JPU saat memebacakan dakwaan.
Tembakan Sambo tersebut menimbulkan luka bakar pada cuping hidung sisi kanan luar.
Lintasan anak peluru juga mengakibatkan rusaknya tulang dasar rongga bola mata, dibagian kanan.
“Selain itu, menimbulkan resapan darah pada kelopak bawah mata kanan, yang lintasan anak peluru telah menimbulkan kerusakan pada batang otak,” baca JPU.
Kemudian muntuk menghilangkan jejak, Ferdy Sambo membuat skema aksi baku tembak antara Bharda E dan Brigadir J.
Tag
Berita Terkait
-
Berkas Dakwaan Ungkap Sadisnya Ferdy Sambo Pastikan Brigadir J Tewas, Putri Candrawathi Hanya Berjarak 3 Meter
-
Ketika Putri Candrawathi Suruh Sosok Ini Panggil Brigadir J di Magelang, Sempat Tolak Masuk Kamar Duduk 15 Menit
-
Pakai Baju Batik Ferdy Sambo Khusu Dengarkan Pembacaan Dakwaan di Persidangan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri
-
Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?
-
6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI
-
Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris
-
Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan