SuaraCianjur.id - Jalan alternatif Cianjur-Jonggol yang berada di Kampung Jenet, Desa Mekargalih, Kabupaten Cianjur, terendam lumpur.
Arus lalulintas dua arah di lokasi pun tersendat. Lumpur dan air mendominasi jalan.
Dikutip dari SuaraBogor.id, penyebab jalan tersebut terendam lumpur, dikarenakan hujan deras yang terjadi kemarin sore. Selain itu, lumpur juga diduga berasal dari area tambang galian pasir yang tergerus air hujan hingga menutupi seluruh badan jalan.
Kemacetan pun tak terhindarkan, baik dari arah Jonggol, Bogor menuju Cianjur ataupun sebaliknya.
Usman (30) mengaku kesulitan mengendarai motornya saat melintasi kawasan tersebut. Jalanan yang terendam lumpur itu mengakibatkan jalur menjadi licin.
"Motornya sempat tergelincir, karena badan jalan di penuhi lumpur yang terbawa air hujan dari kawasan tambang galian pasir yang ada di kawasan itu. Beruntung tidak sampai luka," kata Usman, kepada wartawan.
Untuk memecah kemacetan, Polres Cianjur pun menempatkan personelnya di lokasi. Kanit Turjawali Satlantas Polres Cianjur, Ipda Akhmad Afandi mengungkapkan personil tersebut melakukan pengaturan arus lalu lintas di kawasan itu.
"Kita telah berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur untuk melakukan penanganan dan pembersihan material banjir lumpur yang memenuhi badan jalan tersebut," ucapnya.
Ia mengatakan, hingga saat ini badan jalan yang terendam air dan lumpur tersebut masih dalam penanganan dengan membersihkan material yang menutupi jalan.(*)
Baca Juga: Sandiaga Jelaskan Ancaman Resesi di Sektor Parekraf
Sumber : SuaraBogor.id
Artikel ini telah tayang di SuaraBogor.id berjudul: Jalur Alternatif Jonggol - Cianjur Macet Akibat Terendam Banjir Lumpur
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?